KOTA KENDARI

Aparat TNI Dapat Sanksi Tegas

Komandan Korem 143/Haluoleo Kolonel Inf Immanuel Ginting (foto Asbar/KoP) Kendari KoP

Tak Netral di Pilkada

Sanksi Tegas menanti bagi aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tidak netral dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di tujuh daerah Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang aka dihelat pada Februari 2017 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Komandan Korem 143/Haluoleo Kolonel Inf Immanuel Ginting. Jumat (11/11). Menurutnya pihaknya bersama dengan Kapolda Sultra telah sepakat untuk menjunjung tinggi kenetralitasan dalam Pilkada Serentak ini.

“Saya dan Pak Kapolda sudah sepakat bahwa TNI- Polri itu netralitas utama dan terutama kita menjunjung tinggi itu dan kalau ada diantara kita tidak Netral maka kita akan menindak tegas,” katanya.

Disebutkan sanksi tegas yang akan diberikan kepada bawahannya dapat berupa pemecatan apabila dalam proses hukum anggota TNI yang terlibat ketidaknetralan sudah tidak bisa ditolerir lagi. Dan dirinya juga sebagai pimpinan TNI tertinggi di Sultra akan terus memberikan pengawasan kepada anggotanya.

“Tergantung dari proses hukum ketidaknetralan nya sampai dimana sampai bisa mungkin diberhentikan dengan tidak hormat,” sebut perwira dengan tiga melati dipundak ini.

Dikatakan selain mengawasi anggotanya pihaknya juga mengawasi jalannya Pilkada ini baik kecurangan-kecurangan yang ditumbulkan pasangan calon, tim sukses maupun pihak lainya.

“Kita juga akan mengawasi jalannya Pemilukada serentak ini apabila juga ada di dalamnya para calon maupun yang lain berlaku curang tidak sesuai dengan aturan kita juga akan dilaporkan sesuai dengan prosedur sistem yang berlaku,” teranngaya.

Ditambahkan terkait pengamanan jalannya Pilkada, TNI juga sudah menyiapkan diri, dimana untuk saat ini TNI dalam mengamankan Tahapan Pilkada masih memanfaatkan anggotanya yang berada di daerah masing-masing dalam hal ini Kodim, Koramil dan Babinsa.

“Kita TNI juga sudah siap mengamankan Pemilukada bersama-sama dengan Polri. Sementara ini kita masih menggunakan pasukan yang ada di tempat kalau toh nanti bapak Kapolda menginginkan perbantuan pengamanan dari pasukan TNI dan Brimob itu kita sudah siapkan,” tandasnya. (k1/b/hen)
0
Dikirim dari OPPO Mail

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top