SULSELBAR

Sidak, Wali Kota Temukan Pejabat tak Berkantor

Suasana sidak yang dilakukan Wali Kota Parepare.FOTO:Parepos/fajar

KOLAKAPOS, Parepare–Pasca pelantikan dan pengukuhan sebanyak 636 pegawai dalam lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare serta pasca liburan tahun baru, Wali Kota Parepare, DR HM Taufan Pawe melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), khususnya SKPD yang baru terbentuk, kemarin. Saat sidak, wali kota berlatar belakang hukum tersebut didampingi sejumlah jajaran memeriksa tingkat kehadiran pegawai di instansi yang didatanginya. Ada yang menarik saat melakukan sidak, wali kota menemukan masih adanya pejabat yang dimutasi belum melaporkan diri ke pimpinan SKPD tempatnya bertugas. Wali kota pun secara tegas akan memberikan sanksi kepada pejabat yang lalai dalam tugasnya seabagai aparatur sipil negara (ASN). Tak hanya memeriksa tingkat kehadiran pegawai, wali kota juga memeriksa sarana dan prasana kantor, bahkan mengkoordinir langsung pembersihan di area kantor sekitar Dinas Kesehatan dan Dinas Pemukiman dan Kawasan Perumahan di Jalan Ganggawa. Setelah meimpin pemberisihan di area kantor tersebut, wali kota memeriksa kehadiran pegawai di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Satu per satu ruang instansi PUPR pun diperiksanya, termasuk mengecek kebersihan ruangan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pegawai dalam melaksanakan tugas pemerintahan. Ketika memasuki ruang kerja Bidang Bina Marga, wali kota sempat menanyakan jabatan kepala Bidang Bina Marga yang masih lowong. Wali kota pun langsung memanggil Kepala BKDD Kota Parepare, H Laeteng yang ikut rombongan saat sidak. “Kita akan evaluasi semuanya, termasuk kedisiplinan pegawai,” ujar Taufan Pawe. Pada kesempatan itu, wali kota pun menanyakan kondisi sejumlah alat berat yang terparkir di halaman Kantor PUPR. Tak hanya itu, wali kota pun meminta agar setiap ruang kantor tetap dijaga kebersihannya, termasuk yang sudah kusam agar dibenahi. “Kalau ruangan kerja tidak bersih, bisa berdampak terhadap paru-paru para pegawai, sehingga bisa menggangu kesehatan saat bekerja,” kata Taufan Pawe. Setelah di Dinas PUPR, wali kota pun melihat kondisi terkini SKPD baru, yakni Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang bersebelahan dengan Dinas PUPR. “Ada beberapa dinas yang berubah, dan terpisah dari dinas sebelumnya,Sehingga dia membutuhkan wadah baru sebagai tempat pelayanan ke depannya. Makanya turun langsung ke SKPD dilakukan untuk memastikan kesiapan setiap kantor,” katanya. Wali kota pun memastikan semua sistem penataan ruangan yang ada pada dinas tersebut ditata dengan baik. “Bukan hanya dinas baru saja yang kami ingatkan untuk melakukan penataan, tapi juga dinas lainnya,” imbaunya. Wali kota menambahkan, kepala dinas Baru untuk segera menghitung kebutuhan dalam melakukan penataan. “Silahkan ditata, dan segala kebutuhan nantinya bisa di dokumentasikan serta dicatat untuk bisa dilakukan perbaikan,” tandasnya. (parepos/fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top