EKOBIS

Bulog dan PPI Berduet Stabilkan Harga Cabai

Ilustrasi. Foto: JPNN

KOLAKAPOS, Jakarta–Kementerian Perdagangan menggandeng Perusahaan Perdagangan Indonesia dan Perum Bulog untuk menekan harga cabai di pasaran. ”Operasi pasar Bulog sudah masuk, PPI (Perusahaan Perdagangan Indonesia) juga sudah masukkan cabe rawit merah,” kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Enggar mengatakan, kedua perusahaan pelat merah itu telah memasok cabai rawit merah ke pedagang dengan harga Rp 60 ribu per kilogram. Nominal itu lebih rendah dari anjuran pemerintah, yakni Rp 65 ribu sampai Rp 70 ribu per kilogram. Harga cabai rawit merah di Jakarta rata-rata masih mencapai Rp 118.300 per kilogram. Harga cabai rawit terendah terpantau di Pasar Induk Kramatjari sebesar Rp 99 ribu per kilogram. Sedangkan harga tertinggi yakni Rp 150 ribu per kilogram ada di Pasar Glodok. Tak hanya di Jakarta, operasi pasar juga dilakukan di berbagai daerah yang harga cabainya lebih dari Rp 100 ribu per kilogram. Kementerian Perdagangan telah melakukan pemerataan stok dengan, mengidentifikasi daerah yang mengalami surplus produksi cabai. Kemudian, melalui Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), cabai-cabai itu dikirim ke daerah yang kekurangan. Misalnya, untuk mengisi kebutuhan cabai di Samarinda dan Balikpapan di Kalimantan Timur sejak minggu pertama Januari 2017. PPI telah mendatangkan ratusan kilogram cabai dari Gorontalo, Makassar dan Surabaya. Selain itu, cabai dari Makassar juga akan dikirim ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Sedangkan Bulog menjual harga cabai keriting merah Rp 17.500 per setengah kilogram (kg). Sedangkan cabai rawit merah dijual Rp 15 ribu per seperempat kilogram. Kepala Divisi Perum Bulog Regional DKI Jakarta Mansur mengatakan, operasi pasar ini untuk menstabilkan harga pangan di pasaran. “Bulog di samping penugasan juga stabilisasi,” jelasnya. Dia mengatakan, Bulog menggelar operasi pasar di enam titik di Jakarta. Yakni, Pasar Minggu, Pasar Koja, Pasar Senen, Pasar Kebayoran Baru, Pasar Jatinegara, Pasar Grogol. (jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top