SULSELBAR

Ricuh, Polisi Lepas Tembakan

Final Pertandingan Bola Basket Dihentikan

KOLAKAPOS, Palopo–Kompetisi Balo Basket se SulSelBar yang diadakan SMAN 3 Palopo memasuki babak final Sabtu, 14 Januari 2017 malam lalu. Mempertemukan dua musuh bebuyutan yakni SMAN 1 Palopo versus SMAN Palopo berakhir ricuh. Kedua tim basket ini merupakan tim terkuat yang selalu bertemu dibabak final setiap kali pertandingan. Saat pertandingan memasuki kuarter ke-dua di Lapangan Sunaryo Lagaligo Palopo terpaksa harus dihentikan karena dua suporter dari masing-masing sekolah terlibat kontak. Kedua sporter saling lempar air minum kemasan gelas bahkan ada juga yang melemparkan dengan batu. Insiden ini membuat para penonton panik dan berhamburan menuju tengah lapangan. Tidak tanggung-tanggung sporter yang hadir membuat lapangan Sunaryo kelebihan kapasitas. Melihat kondisi yang semakin ricuh, polisi langsung melepaskan tiga kali tembakan peringatan di tengah-tengah kericuhan. Setelah melepaskan tembakan peringatan melihat kondisi sudah mulai agak tenang Polisi menyuruh sporter SMAN 1 Palopo untuk terlebih dahulu meninggalkan lapangan pertandingan. Kopolsek Wara AKP Arsyad Kaonga menghimbau kepada seluruh Siswa yang untuk langsung kembali ke rumah mereka masing-masing. “Saya mengimbau agar tidak ada lagi siswa yang kembali sekolah,” papar Arsyad Kaonga kepada seluruh siswa. Panitia pertandingan pun memutuskan tidak akan ada pertandingan ulang antara SMAN 1 Palopo Vs SMAN 3 Palopo. Kedua tim ini di nobatkan sebagai juara bersama oleh panitia walaupun SMAN 3 Palopo memimpin poin dengan selisih poin yang cukup jauh yakni 14-6. Hal yang sama di kemukakan oleh Kapolsek Wara Arsyad Koanga yang mengatakan bahwa tidak akan ada lagi pertandingan ulang,”jika tahun depan ingin mendakan lagi pertandingan seperti ini maka harus di lakukan siang hari tidak lagi pada malam hari”, tegas Asyad Kaonga, Sabtu, 14 Januari 2017 malam. (palopo pos/fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top