Guru Koltim Mengadu ke DPRD Sultra–Bupati Tak Keluarkan SKPP

  • Bagikan
KOLAKAPOS, Kendari--Meski terhitung sejak satu Januari 2017 pengelolaan SMS/SMK diambil alih Pemerintah Provinsi, namun bupati Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Tony Herbiansyah tak kunjung mengeluarkan Surat Keterangan Penghentian Pembayaran (SKPP). Akibatnya 10 guru SMA/SMK di Koltim belum dapat dibayarkan gajinya hingga saat ini. Hal tersebut diadukan tiga perwakilan dari para guru ke DPRD Sultra. Ketiga guru yang mengadu tersebut masing-masing LG, BA dan HA. LG mengungkapkan, dampak dari tidak dikeluarkannya SKPP oleh pemda Koltim, dirinya dan sembilan orang guru lainya sampai saat ini belum menerima gaji sama sekali. "Sampai saat ini kami belum menerima gaji, karena pemerintah provinsi mereka minta SKPP baru bisa gajian, kami sudah minta SKPP di diknas Pendidikan Koltim, tapi mereka katanya dilarang dengan atasan (bupati, red)," katanya saat ditemui di Kantor DPRD Sultra. Menurutnya sebelum mengadukan hal tersebut ke DPRD Sultra pihaknya juga sudah meminta DPRD Koltim untuk menyuarakan keinginan mereka kepada Bupati. "Akan tetapi rekomendasi dari DPRD Koltim yang di keluarkan sejak 2 Februari tidak dipedulikan oleh Pemda Koltim, oleh sebab itu kami kesini (Kantor DPRD Sultra, red) untuk mengadu berharap masalah kami bisa diselesaikan," sebutnya. Menanggapi hal tersebut salah seorang anggota DPRD Sultra asal Dapil IV Kolaka-Koltim Muhammad Ferry yang menerima aduan tersebut mengaku akan mengawal prosesnya. "Saya menerima dengan baik aduan mereka dan berjanji akan mengawal dan menyelesaikan permasalahan ini. Karena kasihan mereka ini berkeluarga, mau makan apa kalau gajinya tidak diterima," sebutnya. Kata dia sebagai langkah awal pihaknya akan melakukan dengar pendapat antara Pemda Koltim dan Diknas Sultra terkait hal ini. "Kita akan lakukan hearing. Makanya saya tunggu teman-teman dari komisi IV yang menangani permasalahan seperti ini, nanti komisi IV ini yang akan memberikan surat panggilan kepala Pemda dan Diknas Provinsi, kemungkinan Senin atau Selasa, karena nanti Minggu teman-teman komisi IV sampai disini," tandasnya. (k1/b)
  • Bagikan