SULSELBAR

Jembatan Latuppa Tunggu APBD 2018

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Palopo–Jembatan Latuppa yang nyaris roboh sejak Februari 2017 lalu masih belum diperbaiki hingga saat ini. Pasalnya Kota Palopo tak memiliki dana tanggap darurat sehingga harus menunggu APBD 2018.

Sedangkan bantuan jembatan baylei dari Bina Marga Sulsel tak kunjung datang.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Tata Ruang Kota Palopo, Antonius Dengen melalui Kabid Bina Marga, Hamsir Hamid.

Menurut Hamsir, pasca nyaris roboh dan kendaraan dilarang melintas di jembatan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo melalui Wali Kota Palopo langsung bersurat ke Dinas Bina Marga Sulsel untuk meminjam jembatan sementara atau jembatan baylei.

”Namun hingga saat ini surat kami belum dibalas sehingga jembatan baylei yang kita harapkan bisa dipinjamkan dahulu menunggu pembangunan jembatan Latuppa juga tak kunjung datang,” kata Hamsir kemarin.

Pasalnya, sebut Hamsir, untuk membangun Jembatan Latuppa itu butuh dana besar. Dan akan dianggarkan pada APBD 2018. Karena jika dianggarkan pada APBD Perubahan tahun 2017, waktu pengerjaannya tidak akan cukup. ”Untuk membangun jembatan itu butuh waktu lama.

BACA JUGA: 25 Anggota DPRD akan Medical General Check Up
Minimal enam bulan. Makanya pembangunannya baru bisa dilakukan pada tahun 2018, yang mana dananya dianggarkan pada APBD 2018,” jelasnya.
Ia melanjutkan, jika dikerjakan nantinya, Jembatan Latuppa itu harus dibongkar total. Karena sudah tidak bisa lagi digunakan akibat konstruksi jembatan yang berada di bagian bawah sudah hancur tergerus air.

”Yah harus dibongkar total. Namun untuk sementara kami ini masih tetap menunggu jembatan baylei agar jembatan dapat dilalui masyarakat kembali,” harapnya.

Saat ditanya akses jalan jembatan tersebut, Hamsir menjelaskan jika kendaraan roda dua sudah kembali melintas di jembatan tersebut, penghalangnya pun sudah dicabut. Tapi untuk kendaraan roda empat masih dilarang untuk melintas.

”Saat melintas di jembatan Hamsir menambahkan, jika desain jembatan Latuppa tersebut sudah selesai dibuat. Dan dalam desain tersebut tidak ada lagi penyangga di tengah. Panjang jembatan Latuppa 28 meter namun digeser hingga 30 meter dengan lebar 4,5 meter. Setelah dibangun ulang, kemungkinan besar lebarnya akan ditambah bisa sampai 8 meter. (palopopos/fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top