HUKUM KRIMINAL

Cucu Durhaka, Tusuk Leher Nenek Sendiri

KOLAKAPOS, Jember–Hanya gara-gara sering diomeli, Bambang Sutejo, warga Lingkungan Cangkring, Jember, Jatim tega menusuk leher Supadmi, 70, neneknya sendiri.

Akibat kejadian itu, Mbah Supadmi harus dilarikan ke IGD RSD dr Soebandi, Jember, karena mengalami luka serius di lehernya.
Apalagi, sebelum lehernya ditusuk dengan pisau dapur, pelaku Bambang lebih dulu memukuli korban dengan bambu.
Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Jember menyebutkan, korban Supadmi tinggal sendirian di dalam rumah bambu yang bersebelahan dengan rumah pelaku.
Sesaat sebelum kejadian, korban tidur di rumahnya. Tiba-tiba pelaku masuk rumah korban untuk meminta makan.
Mungkin Mbah Supadmi kesal pada cucunya yang sering pulang malam. Karena itu dia mengomeli Bambang sebelum memberinya makan.
“Soko endi kok mulih-mulih langsung jaluk mangan. Opo soko main wedok-an tah? (Dari mana pulang-pulang kok mau minta makan. Apa dari main perempuan?” ujar petugas menirukan ucapan korban.
Karena diomeli seperti itu, pelaku langsung mengambil bambu sepanjang 1,5 meter di dekat pintu rumah korban.
“Bambang memukuli kepala dan wajah Supadmi,” ujar Kanitreskrim Polsek Patrang Eko Budi.
Setelah memukul Supadmi dengan bambu, Bambang masih kalap. Dia mengambil pisau dapur di atas kompor.
Selanjutnya, pelaku langsung menusuk korban yang kesakitan dan tergeletak di kasur.
“Sambil memegang kepala, pelaku menusuk leher korban (neneknya, Red) hingga ada bagian urat leher yang terputus,” jelasnya.
Setelah menganiaya neneknya tersebut, pelaku kabur. Saat keluar rumah, pelaku sempat berpapasan dengan saksi Rohima, tetangga korban.
Bahkan sempat berpapasan dengan petugas siskamling yang berpatroli di kampung itu.
Sementara Tuminah -ibu Bambang- yang sempat mendengar rintihan korban minta tolong langsung bergegas masuk rumah korban.
Tahu orang tuanya terluka parah, dia langsung berteriak meminta bantuan tetangga. (jum/hdi/c24/ano/jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top