MUNA

Rusman Emba Optimis Mabodo Juarai Lomba Desa Tingkat Provinsi

Bupati Muna LM Rusman Emba didampingi tim penilai lomba desa provinsi Sultra, Saila Baranti saat mengunjungi desa Mabodo yang mewakili Muna dalam ajang lomba desa tingkat provinsi.FOTO:Ahmad/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Raha–Bupati Muna LM Rusman Emba sangat optimis desa Mabodo, kecamatan Kontunaga, kabupaten Muna, dapat menjuarai lomba desa tingkat provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Hal tersebut dikarenakan desa Mabodo menyimpan banyak potensi lokal yang dapat membanggakan Sultra.

Menurut Rusman Emba, potensi itu terdapat pada sumber daya manusia dan sumber daya alam masyarakat desa Mabodo. “Desa Mabodo, merupakan desa yang mempunyai kelebihan-kelebihan yakni masyarakatnya sangat proaktif. Misalnya dari segi pendidikan, itu kesadaran masyarakat luar biasa, hal itu terbukti dengan adanya bangunan-bangunan PAUD yang didirikan oleh masyarakat. Fasilitas kesehatanpun demikian, ada beberapa Posyandu disini itu didirikan oleh masyarakat. Bahkan yang paling luar biasa, disini ada pengrajin dan pengelolaan jambu mente. Dimana pengelolaannya sudah semi modern bukan lagi manual, dan sudah mempunyai lisensi bahwa jambu mente terbaik di dunia itu ada di Muna dan salah satu tempatnya itu di desa Mabodo ini,” ungkap Rusman saat memberikan sambutan dalam kegiatan lomba desa tingkat Provinsi Sultra yang dihadiri tim penilai lomba Provinsi Sultra Saila Baranti, dua anggota DPRD Provinsi Sultra, Sekda Muna, Nurdin Pamone, Asisten Pemkab Muna, Camat, Kepala Desa dan ratusan masyarakat yang digelar di kantor desa Mabodo, Kamis (18/5) siang.
Selain potensi tersebut, kelebihan lain yang ada di desa Mabodo kata Rusman Emba, masyarakatnya yang hidup harmonis, sadar akan pentingnya menjaga keamanan wilayahnya, “Perkelahian-perkelahian hampir tidak ada disini, karena masyarakat disini hidup tenang dan damai,” katanya.
Pasangan Abdul Malik Ditu ini juga mengapresiasi hasil kerajinan masyarakat desa Mabodo yang sudah tersimpan dalam galeri promosi kepariwisataan di Jakarta, serta kain tenun buatan masyarakat Mabodo juga tersimpan di galeri promosi wisata Wakatobi. “Kreatifitas masyarakat disini sangat luar biasa sekali, dan saya kira sudah saatnya desa Mabodo ini mendapat juara karena potensi-potensi yang ada di desa ini,” tandasnya.
Sementara itu, tim penilai lomba desa tingkat Sultra, Saila Baranti, mengucapkan terimakasih yang sedalam-dalamnya pada Pemkab Muna, atas sambutan yang diberikan oleh masyarakat desa Mabodo.
Menurut Saila Baranti, sudah lima kabupaten yang mereka kunjungi dalam hal melakukan penilaian lomba desa, baru di kabupaten Muna Ia dan rombongannya disambut oleh bupati langsung. “Terus terang selama kita perjalanan melakukan penilaian sudah lima kabupaten pak, di kecamatan Kontunaga ini, baru kita diterima oleh bapak bupati,” ujarnya. (m1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top