MUNA

Tujuh Rumah di Lohia Diterjang Banjir

Polisi bersama BPBD Muna saat melakukan evakuasi terhadap warga yang rumahnya terendam air.FOTO:Ahmad/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Raha–Pemerintah dan masyarakat kabupaten Muna sepertinya harus lebih proaktif dalam menjaga serta melakukan penataan saluran air (drainase) di lokasi pemukiman warga, agar tidak terjadi genangan air yang dapat merendam pemukiman. Buktinya, hujan yang terus mengguyur desa Lohia, kecamatan Lohia, kabupaten Muna sejak Jumat (26/5) pagi hingga Sabtu (27/5) pagi, mengakibatkan sedikitnya tujuh rumah di desa tersebut terendam banjir dengan ketinggian mencapai pinggang orang dewasa.
Tidak itu saja, jalur trasportasi penghubung dua desa yakni desa Lohia dan desa Wabintingi pun sempat terganggu akibat genangan air setinggi pinggang orang dewasa merendam jalur trasportasi penghubung dua desa itu sepanjang kurang lebih 100 meter.
Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Muna Laode Ikbar Rifai mengungkapkan, tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. “Kita mengevakuasi warga menggunakan perahu karet, begitu juga dengan kendaraan roda dua milik warga yang mencoba melintasi lokasi banjir,” ujarnya.
Ikbar Rifai mengungkapkan, penyebab genangan air di pemukiman warga lantaran tidak memiliki drainase, sehingga air terkumpul disatu tempat dan meluap.
“Tidak ada saluran airnya. Hanya semacam selokan yang tidak ada penampungannya, sehingga air terkumpul disatu tempat,” katanya.
Senada, Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga, usai membantu mengevakuasi warga yang rumahnya digenangi air mengatakan, mereka yang terkena banjir akibat hujan deras yang terus mengguyur pemukiman mereka. Maka untuk menanggulangi bencana tersebut agar tidak terulang kembali harus melibatkan pemerintah kecamatan, Desa, tokoh masyarakat dan BPBD Muna. “Memang tugas Polisi melayani masyarakat, membantu dan peduli dengan mereka yang terkena banjir,” terangnya.
Untuk diketahui, pantauan Kolaka Pos Minggu (28/5) siang, air yang merendam pemukiman warga Sabtu pagi kemarin sudah surut, tidak hanya itu, aktivitas masyarakatpun sudah berjalan normal, begitu juga dengan jalur transportasi penghubung dua desa yang sempat terganggu akibat genangan air, kini sudah kembali normal. (m1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top