KONAWE SELATAN

Arsalim Optimis Konsel Wakili Sultra Dalam Lomba Desa

Ketua tim lomba desa Tasman Taewa (tengah) didampingi Wabup Konsel Arsalim Arifin (kanan) saat tiba di desa Adaka Jaya dan disambut masyarakat.FOTO:Syaprudin/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Andoolo–Tahun ini desa Adaka Jaya, kecamatan Buke, ditetapkan oleh Pemkab Konsel mewakili wilayah Konsel dalam kompetisi lomba desa tingkat Provinsi.
Wakil Bupati Konsel, Arsalim Arifin mengatakan, desa Adaka Jaya adalah desa pilihan. Usai melaksanakan lomba desa tingkat kabupaten Konsel beberapa waktu lalu.
“Ada 25 desa terbaik dari 25 kecamatan yang ada, akan tetapi desa Adaka Jaya keluar sebagai juara dan menjadi desa terbaik dari desa desa yang terbaik,” terangnya.
Ada beberapa prestasi dan inovasi, yang telah dilakukan desa Adaka Jaya yang tidak ada di desa lain, yakni inovasi desa digital dan hal tersebut menjadi landasan Pemda Konsel optimis untuk juara dan bisa mewakili Sultra ditingkat Nasional.
“Kita optimis bisa juara. Karena disini desanya sudah melakukan digitalisasi, tentunya desa ini sudah modern. Dengan begitu ketua tim, tidak perlu lagi cari desa lain untuk mewakili Sultra, cukup langsung tunjuk desa Adaka Jaya untuk mewakili kita di forum nasional,” jelasnya.
Menurutnya, dengan melihat perkembangan desa Adaka Jaya, maka desa tersebut merupakan salah satu desa yang dalam RPJMD Konsel, didesain untuk menjadi desa mandiri. Ditambah lagi posisi desa yang terletak pada desa cepat berkembang.
“Selama 5 tahun kedepan dalam kepemimpinan kami, kita menargetkan kurang lebih 30 desa yang direncanakan untuk menjadi desa mandiri, salah satunya Adaka Jaya,” harapnya.
Mantan kepala Bapedda Konsel ini berharap, dalam penilaian agar dilakukan secara subyektif dan tidak ada intervensi dari pihak lain. Sehingga yang nantinya mewakili Sultra betul-betul berkualitas sesuai data dan fakta yang ada di lapangan.
“Adaka Jaya ini sudah kami persiapkan selama 2 tahun, mudah-mudahan dalam bulan Ramadhan ini doa seluruh masyarakat Konsel agar desa Adaka Jaya mewakili Sultra ke tingkat nasional bisa terwujud dan menjadi juara,” harapnya.
Desa yang digagas sebagai desa percontohan itu dinilai dan dievaluasi langsung, oleh tim penyelenggara lomba desa tingkat Provinsi. Dimana Ketua tim penilai lomba desa Provinsi Sultra, Tasman Taewa, mengapresiasi atas sambutan yang diberikan oleh Wakil Bupati Konsel dan ibu Bupati kepada tim dalam kunjungan.
“Kami sangat berterimakasih atas penyambutan yang diberikan kepada kami, apalagi yang sambut langsung adalah Wakil Bupati dan Ibu Bupati. Beda dengan beberapa kabupaten lainnya yang jemput paling asistennya, syukur bukan kepala dinas sambut kita,” ucapnya.
Adapun penilaian lanjut dia, meliputi berbagai aspek, antara lain bidang pemerintahan, kewilayahan, pemberdayaan dan termasuk evaluasi statistik perkembangan desa.
“Sebagaimana diamanatkan Kemendagri terkait status desa, apakah desa sudah berkembang, sedang atau lambat berkembang atau bahkan tertinggal,” ungkapnya. (k5)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top