BERITA UTAMA

Luapan Sungai Lahumbuti Rendam 83 Rumah

Ilustrasi/Net

KOLAKAPOS, Unaaha–Luapan sungai Analahambuti yang terletak di Kecamatan Anggotoa, sejak sabtu pagi (3/6) hingga minggu (4/6) mengakibatkan puluhan rumah warga terendam. Dari hasil rilisan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Konawe di lapangan, untuk sementara dalam kurun waktu tiga hari ini, sudah 83 rumah warga, dari 100 Kepala Keluarga (KK) didua desa terkena dampaknya, antaranya Desa Lahambuti dan Desa Kukuluri.

Tercatat dalam data korban bencana BPBD, saat ini ada empat KK dari desa Kukuluri telah mengungsi di balai desa setelah rumahnya terendam luapan sungai dengan ketinggian air mencapai pinggul dewasa. Wargapun mengamankan sebagian alat rumah tangganya sebagai persediaan perlengkapan memasak.

Ketinggian air di dua desa ini bervariasi dari 30 hingga 60 sentimeter. Diperkirakan ketinggian air ini akan terus bertambah mengingat intensitas hujan di hulu sungai Lahambuti masih terus terjadi.

Selain kawasan perumahan warga, dampak luapan sungai lahumbuti juga berakibat pada puluhan hektar sawah dengan masa tanam satu bulan rusak. Selain itu ratusan ternak dan tanaman jangka panjang seperi merica serta tanaman lain milik warga dipastikan rusak dan merugi. Jika ditaksir, warga mengalami kerugian hingga ratusan juta.

Kepala Desa Lahambuti Kasman, saat ditemui mengatakan, desanya tersebut memang merupakan langganan banjir, apalagi dengan kondisi cuaca seperti saat ini dengan curah hujan yang terbilang tinggi dua desa di kecamatan anggotoa menjadi imbas luapan sungai. “Iya di dua desa ini memang setiap musim hujan selalu jadi langganan banjir. Ini masih mau naik,” katanya.

Dijelaskanya, meluapnya air dikarenakan rendahnya tanggul penahan air. Ketika musim hujan luas sungai tidak mampu menampung air bawaan dari hulu. Sehingga air akan naik dan menggenangi rumah warga yang berada di pinggiran sungan yang berjarak sekitar 50 sampai 100 meter dari pinggir sungai. ” Biar tidak hujan di sini kalau di hulu hujan keras dua desa ini pasti banjir, karena rendahnya pembatas antara kali dengan rumah warga.” Jelasnya.

Warga korban banjir berharap, dengan kondisi yang sering di alami warga yang berada dipinggiran sungai Lahumbuti pemerintah daerah Konawe diharapkan dapat memberikan solusi agar hal ini tidak terjadi lagi ke depan.

Sementara BPBD Konawe bersama personil Polres konawe telah mendata korban luapan sungai Lahumbuti dan telah menyalurkan bantuan logistik berupa kebutuhan dasar kepada warga di dua desa. (m4/c)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top