KOLAKA TIMUR

Pasar Tirawuta Bakal Dialiri Listrik

Gedung Pasar Kecamatan Tirawuta yang ada di Desa Poni-poniki yang hingga kini belum di tempati pedagang.FOTO:La Inga/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Tirawuta–Gedung pasar kecamatan Tirawuta yang berada di desa Poni-Poniki tidak lama lagi akan segera memiliki listrik. Pasalnya, Pemkan Kolaka Timur (Koltim) akan segera memasukan listrik ke dalam pasar yang dibangun Kementerian.

Plt Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Kolaka Timur Sumiorno mengatakan, untuk pasar Kecamatan Tirawuta akan segera dianggarkan pada tahun ini.

“APBD awal 2017 tidak dianggarkan. Nanti diperubahan ini baru dianggarkan. Selesai penetapahn APBD perubahan, baru bisa kasih masuk listriknya. Rencana, APBD Perubahan bulan enam ini. Kita mau paksakan masuk. Kita yang ditangkap. Karena, menyalahi prosedur. Masa belum ada uangnya kita sudah mau pasang listriknya,” jelasnya.

Mantan Plt Kadis Satpol PP dan Pemadaman Kebakaran Kabupaten Koltim ini juga menambahkan, seharusnya para pedagang sudah pindah. Tapi, karena persoalan listriknya tidak ada. “Kan kasihan. Masa kita mau bawah pedagang ketempat yang gelap. Baru, kalau tidak ada lampu. Tidak lengkap,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindakop Kabupaten Kolaka Timur, Sahibo mengakui kalau pembangunan pasar Kecamatan Tirawuta yang dipusatkan di Desa Poni-poniki tidak termasuk dengan penyediaan listriknya dari Pemerintah pusat dalam hal ini adalah pihak Kementerian. Melainkan hanya pembangunan gedung saja hingga selesai.

“Hanya pembangunan gedungnya yang di bantu oleh pemerintah pusat. Listriknya tidak termasuk,” unkapnya Plt Kadis Perindakop Kabupaten Kolaka Timur, Sahibo kepada wartawan koran ini kemarin, Minggu (4/6) melalui sambungan selulernya.

Pasar Kecamatan Tirawuta yang berpusat di Desa Poni-poniki tersebut dibangun berasal dari DIPA Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan dengan anggaran mencapai enam miliar rupiah. Selain itu, dalam proses pembangunannya mendapatkan pendamping TPAD Kabupaten Koltim. Total gedung yang di bangun terdapat losmen sejumlah 36 petak. Sementara los atau gedung bebas tanpa petah terdapat empat lokal dengan panjang mencapai puluhan meter.

Mantan Kepala BPMD Kabupaten Koltim ini juga menambahkan, terkait tidak adanya listrik tersebut sudah disampaikan langsung kepada Bupati Kolaka Timur Tony Herbiansyah. Mengingat, para pedagang sudah bisa dipastikan tidak mungkin pindah kalau pasar tidak ada listriknya. “Memang tidak ada listriknya. Namun pastinya, saya sudah sampaikan sama pak Bupati, sehingga tahun ini akan segera dianggarkan pemasangan listriknya,” tambahnya. (ing/hen/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top