MUNA

Sampah di Kota Raha “Dibiarkan” Menumpuk

Tumpukan sampah berhamburan hingga nyaris naik kebadan jalan ini dapat ditemui dijalan poros samping Polsek Katobu kota Raha.FOTO:Ahmad/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Raha–Aroma menyengat tercium tidak hanya di ruas jalan pasar Laino, tetapi juga dapat dirasakan ketika melintasi ruas jalan protokol dan lorong-lorong dalam kota Raha. Hal tersebut disebabkan tumpukan sampah yang dibuang masyarakat, terkesan dibiarkan menumpuk di tepi jalan hingga merembet ke bibir ruas jalan aspal di dalam kota Raha.
Parahnya, tumpukan sampah tersebut dapat dilihat bergelimpangan dibibir-bibir ruas jalan Gatoro Subroto dan sebahagian lagi di lorong jalan Lasalepa. Anehnya, saat dikonfirmasi, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Muna Haris, rupanya tidak mengetahui adanya tumpukan sampah tersebut.
Guna menepis kinerjanya dalam melakukan pembersihan pengangkutan sampah dalam kota, Haris beralibi di Bulan Ramadhan ini pengakutan sampah hanya satu kali angkutan perharinya.
“Angkutan sampah kami sudah diproritaskan bahwa dalam bulan Suci Ramdhan, kita berlakukan satu sip untuk para honorer bekerja,” kata Haris.
Menurutnya, sampah buangan warga kota Raha tidaklah begitu banyak. Hanya saja menurut Haris, tenaga pengakut sampah yang dimiliki BLH relatif kurang dan hujan yang terus menerus mengguyur Muna dalam beberapa hari terakhir. “Sesunguhnya sampah ini tidak begitu banyak, tapi, karena tenaga kerja kami terhalang oleh hujan. Kalaupun juga tenaga honor kita paksakan, kita juga tentunya melanggar dan bisa dikenakan hak asasi manusia,” terangnya. (m1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top