SULSELBAR

Tunjangan Sertifikasi Guru tidak Tepat Sasaran

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Makassar–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel menemukan adanya penyimpangan terkait tunjangan sertifikasi guru yang dilakukan oknum guru. Bahkan disinyalir tunjangan tersebut tidak tepat sasaran.

Hal tersebut diketahui dari hasil pelaksanaan Pekan Integritas yang digelar April-Mei lalu.
Koordinator pengawas (Korwas) Disdik Sulsel, Nur Laely Bashir mengatakan, dari hasil verifikasi yang dilakukan oleh pihaknya ditemukan potensi pengembalian dana dari surat tanda setoran (STS) sebesar Rp1,6 miliar.
“Ada beberapa guru yang sudah memasuki masa pensiun dan ada juga yang sudah meninggal dunia. Ada yang berangkat umrah dan keluar negeri, ada juga yang sakit permanen dan izin alasan tertentu,” katanya.
Akibatnya, menurut Laely ada beberapa guru yang memiliki jam mengajar kurang dari 24 jam dalam sepekan. Padahal sesuai aturan, jika tidak sampai 24 jam mereka tidak memenuhi sarat untuk dibayarkan tunjangan sertifikasinya pada bulan yang berjalan.
Mengenai tindak lanjut dari temuan ini, pihaknya sudah merekomendasikan ke Disdik agar pembayaran tunjangan profesi ditunda dulu. Sampai semua data guru yang telah mengantongi SK tunjangan profesi diverifikasi.
“Kalau untuk triwulan I, baru akan dibayarkan bulan ini sebab SKTP tidak terbit bersamaan, jadi bertahap. Makanya sebelum dibayarkan, kita verifikasi dulu. Jadi meskipun sudah ada SKnya, belum ada jaminan akan dibayarkan, tergantung hasil verifikasinya,” jelasnya.
Berdasarkan data, jumlah guru yang ada di SMA/SMK/SLB yang sudah mengantongi SK baru 10.320 orang. Anggaran di triwulan pertama untuk membayarkan tunjangan profesi (sertifikasi) sebanyak Rp121 miliar.
Sementara yang layak bayar hanya Rp118,5 miliar (hasil verifikasi) dengan PPh (pajak) sebesar Rp14,2 miliar. Sehingga total yang akan dibayarkan Rp104,1 miliar.
“Dan potensi pengembalian Rp1,56 miliar sekiranya tidak ada verifikasi. Termasuk yang masuk masa pensiun, hanya akan dibayarkan pada bulan kelahirannya tahun ini (masuk 60 tahun,” sebutnya.(fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top