MUNA

Di Muna, Shalat Ied Dipusatkan di Masjid Al-Markaz Al-Islami Al-Munajat

Dipastikan akan dipadati Jamaah pada saat shalat Idul Fitri, halaman dan parkiran Masjid Al-Markaz Al-Islami-Al-Munajat kota Raha mulai dibenahi.FOTO:Ahmad/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Raha–Jika ditahun-tahun sebelumnya puluhan ribu warga kota Raha, Muna, melaksanakan shalat Idul Fitri (Ied) di lapangan terbuka SOR Laode Pandu, namun diperayaan Idul Fitri 1438 Hijriah atau 2017 Masehi kali ini, pelaksanaanya bakal digelar di Masjid Al-Markaz Al-Islami-Al-Munajat. Sebab masjid “Kubah Kuning” yang diresmikan Bupati Muna LM Rusman Emba pada akhir Desember 2016 bertempat di tepi laut kota Raha ini dianggap mampu menampung puluhan ribuh jamaah. Hal tersebut dikemukakan Wakil Bupati Muna Abdul Malik Ditu, dalam rapat penetapan nilai kadar zakat fitrah dan penetapan lokasi shalat Idul Fitri 1438 H yang digelar di aula kantor bupati Muna, Selasa (6/6) lalu.

Alasan Pemkab Muna memilih untuk menggelar shalat Ied di Masjid “Kubah Kuning” itu kata Malik Ditu, supaya shalat para jamaah lebih khusuh. Alasan lainnya ialah melihat kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk melaksanakan shalat Ied di lapangan terbuka.
“Shalat di lapangan, para jamaah bakal basah semua kena hujan. Kalau diselenggarakan di Masjid, shalat para jamaah akan khusuh dan kalau hujan hanya sebagian jamaah yang kena hujan. Namun, kami berharap semoga pada pelaksanaan sholat Ied nantinya tidak hujan,” ujar Malik Ditu.
Malik Ditu memastikan puluhan ribu jamaah akan menggelar shalat Idul Fitri di dalam dan halaman Masjid “Kubah Kuning” itu, maka wakil bupati Muna dua periode ini menyarankan supaya para anggota Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Muna, dapat melakukan penataan di areal halaman dan parkiran Masjid tersebut. “Sound system ditambah, kalau perlu dipasangkan layar yang lebar di luar Masjid, agar para jamaah dapat melihat Imam dan khatib shalat Ied,” imbuhnya.
Senada, Kabag Kesra Muna Abdul Azis Teo mengatakan, selain di Masjid Al-Markaz Al-Islami-Al-Munajat, pelaksanaan shalat Ied dalam kota juga digelar di beberapa Masjid besar yang ada dalam kota Raha. “Titik shalat Idul Fitri itu biasanya ada di Masjid An-Nur, Al-Muhajirin Laino, Fattanasir, Al-Hanif, Mesjid Agung Al-Munawarah dan Masjid Darussalam. Tempat-tempat ini, setiap tahun mereka laksanakan itu (shalat Ied, red),” katanya.
Nantinya, shalat Ied akan dimulai pukul 07.00 Wita. Untuk Khatib shalat Ied di Masjid “Kubah Kuning” itu nantinya, bakal didatangkan dari luar kabupaten Muna. “Khatibnya dari Kendari atau Makassar,” tandasnya. (m1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top