KOLAKA TIMUR

Disdukcapil Koltim Baru Cetak 800 KTP Elektronik

KOLAKAPOS, Tirawuta–Dari total enam ribu keping blangko KTP-El yang diberikan Mendagri kepada pemkab Kolaka Timur, hingga saat ini baru 800an yang dicetak dan dibagikan kepada pemiliknya.

Jika melihat perbandingan jumlah blangko dan KTP-El yang telah tercetak, angka 800 yang telah dicetak itu, dapat dikatakan kecil. Menurut Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil Koltim Anwar Hamzah, pencetakan tersebut sepenuhnya diatur oleh sistem. Karenanya, meski staf Disdukcapil Koltim sudah bekerja maksimal, tetap saja sistem dari pusat yang menentukan pencetakannya. “Ini bukan kami yang atur, tapi sistem yang mengaturnya. Sebab, tidak semua yang sudah melakukan perekaman langsung dicetak. Tetap harus ada konfirmasi dari server. Sedangkan bagi yang belum ada namanya, kami masih tetap berlakulan Suket,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, sejak percetakan KTP-El bisa berlangsung. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Koltim terus melakukan percetakan tiap hari kerja. “Yang jelas, tiap hari kita selalu cetak. Namun tetap masih tergantung jaringan. Selain itu, kami juga tidak cetak kalau tidak ada orangnya. Adapun kalau diwakili. Minimal harus membawa kartu keluarga baru bisa kami layani,” bebernya.

Perncetakan yang terhitung lambat itu kata Anwar juga diperngaruhi beberapa kendala teknis dasar seperti kerusakan jaringan serta lampu padam. Selain itu katanya, ada beberapa keping blangko KTP-El yang mengalami kerusakan serta tinta printer yang rusak. ” Jumlahnya ada enam yang rusak. Makanya, kami sudah laporkan kepada Kemendagri. Begitu juga dengan capaian kami selama ini terkait jumlah KTP-El yang dicetak,” tambahnya.

Dalam proses pelayanan katanya, Capil dan Kependudukan Kabupaten Koltim tidak memungut biaya kepada warga. “Kalau pelayanan. Jam tujuh pagi kami sudah berikan pelayanan sampai tidak ada yang berurusan. Semuanya gratis. Yang jelas, penerima dan pemberi akan kena sanksi yang sama. Selain itu, beberapa kepala desa/lurah hingga Camat kami sudah sampaikan agar tidak ada pungli. Melainkan memudahkan pelayanan,” tutupnya. (ing/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top