BERITA UTAMA

Ke Konsel, Nur Alam Anggap Pulang ke Rumah

Nur Alam

KOLAKAPOS, Andoolo–Gubernur Nur Alam tidak ingin safari ramadhannya ke Konae Selatan yang baru terlaksana hari ke 17 ramadhan disepelekan. Ia menyebut sengaja menyimpan Konsel dibagian akhir safari ramadhan karena menganggap Konsel adalah rumahnya sendiri. Hal tersebut diungkapkannya di pendopo Rujab bupati Konsel kemarin (13/6).

Pada kesempatan tersebut, gubernur dua periode mengatakan safari ramadhannya kali ini istimewa, karena raadhan tahun depan ia dan wakilnya Saleh Lasata akan kembali menjalani ramadhan sebagai masyarakat biasa. Namun ia berharap apa yang telah dilakukannya selama 10 tahun kepemimpinan membawa kebaikan bagi Sultra. “Kami sudah memasuki masa pensiun, tidak terasa masa kepemimpinan kami sudah 10 tahun lamanya berjalan memimpin daerah kita ini, mudah-mudahan banyak memberi manfaat untuk masyarakat kita, utamanya Konsel,” jelasnya.

Ia mengaku tidak tutup mata, selama 10 tahun memimpin Sultra, banyak keluarganya di Konsel yang merasa tidak puas karena tidak tersentuh keistimewaan. Namun hal tersebut baginya lumrah. Menurut mantan ketua DPW PAN Sultra tiga periode ini, lebih baik keluarga sendiri yang menggerutu dibanding orang lain. “Dalam sebuah rumah tangga itu, lebih baik anggota keluarga yang menggerutu dari pada orang lain yang melakukannya. Namun kita akan tetap terus membangun daerah ini, bersama dengan bupati Konsel H. Surunuddin Dangga, pada masa-masa yang akan datang agar Konsel ini bisa lebih maju,” katanya.

Selama 10 tahun menjadi gubernur, Nur Alam mengakui sudah melihat banyak gaya kepemimpinan di daerah dan instansi. Menurutnya hal tersebut merupakan warna yang menjaga dimensi pembangunan di Sultra. Tidak ada penilaian buruk yang diberikannya terhadap masing-masing gaya kepemimpinan tersebut. “Saya menyimpulkan pemimpin di Sultra baik-baik, walupun ada sedikit, termasuk saya sendiri, diwaktu tertentu sering mbalelo. Inilah yang harus terus kita perbaiki setiap harinya, tetap istiqomah dalam menjalankan tugas, jujur, adil dan cerdas,” nasehatnya. (k5/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top