EKOBIS

Mentan Sidak ke Sejumlah Pasar

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Jakarta–Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkap salah satu cara untuk menjaga agar harga kebutuhan pokok tidak melonjak saat Ramadan dan menjelang Lebaran.

Salah satunya yakni diam-diam melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pasar. Setelah itu mengambil tindakan terhadap pihak-pihak yang mempermainkan harga.

Sidak tidak hanya dilakukan Menteri Perdagangan, Amran juga melakukan hal yang sama untuk melihat ketersediaan bahan pangan hasil pertanian dan peternakan. Baik itu beras, cabai, bawang, daging dan sejumlah kebutuhan lainnya.

“Bawang putih sekarang harganya dapat bertahan di kisaran Rp 20 ribu/kilogram. Di antaranya karena berhasil diungkap ada kartel yang sebelumnya mempermainkan harga,” ujar Amran di Jakarta.

Menurut Amran, beberapa waktu lalu dia secara diam-diam melakukan sidak seorang diri ke Pasar Kramatjati, Jakarta Timur, selama beberapa hari.

“Jadi selesai salat subuh, saya jalan ke sana. Saya tanya harga bawang berapa. Mereka bilang Rp 45 ribu. Saya bilang mau beli banyak,” ucap Amran.

Beberapa hari kemudian, Amran kembali datang untuk mencari tahu dari mana pedagang tersebut mendapat pasokan bawang.

“Nah berikutnya, kami dapat kartel, itu sekarang 13 orang telah ditetapkan menjadi tersangka. Jadi saya mohon mari bersama-sama saling membahu bekerja untuk Merah Putih,” katanya.

“Sekarang kita sudah tak impor jagung. Beras ini sudah tahun kedua kembali swasembada. Perlu diketahui, swasembada itu artinya maksimal lima persen impor. Demikian juga bawang, dulu impor sekarang sudah ekspor,” pungkas Amran.(jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top