KOTA KENDARI

Antisipasi Kemacetan, Dishub Sultra Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

Kadishub Sultra Hado Hasina.FOTO:Asbar/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kendari–Dalam mengatisipasi macet lebaran Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menerapkan rekayasa Lalulintas.

Menurut Kadishub Sultra Hado Hasina rekaya lalulintas yang dimaksud adalah dengan akan diterapkannya one way street atau satu jalur di dua titik macet pada mudik hari raya idul fitri tahun ini. dua titik tersebut berada di Kota Kendari yakni jalan Abdulah Silondae depan Mall Mandonga dan jalan MT. Haryono depan Pasar Sentral Wuawua.

“Dua lokasi ini adalah lokasi yang diperkirakan akan macet pada H-4 dan H+3 mudik lebaran. Penerapan one way street ini merupakan salah satu rekayasa lalulintas untuk mengurai kemacetan di titik padat kendaraan,” katanya. Jumat (16/6)
Disebutkan ada dua hal yang bisa dilakukan untuk menangani lokasi macet yaitu pelebaran jalan dan pengurangan volume kendaraan melalui rekayasa lalulintas.

“Dikarenakan dua titik ini tidak memungkinkan lagi untuk dilakukan pelebaran jalan karena ruang sudah tidak mencukupi maka solusi terbaik yakni dengan menerapkan one way street,” katanya.

Dijelaskan berdasarkan rencana yang sudah disusun oleh pihaknya, kendaraan dari arah MT Haryono yang akan memasuki wilayah Pasar Sentral Wuawua untuk menuju Andounohu dan Kampus Universitas Halu Oleo diterapkan satu jalur dan untuk kembali harus memutar lewat RS Abunawas atau Jalan Wanggu.

“Jadi kita siapkan halte untuk tempat menaik dan turunkan penumpang, jadi bukan untuk parkir itu badan jalan. Kemudian untuk kendaraan dari arah RS Korem yang akan menuju ke Mall Mandonga hingga bundaran Mandonga diterapkan pula äaaa way street, serta bagi yang ingin kembali harus memutar lewat Jalan Saranani atau Jalan Lawata,” jelasnya.

Terakhir, Untuk menyukseskan program rekayasa one way street tersebut, Dishub Sultra mengharapkan kerjasama yang baik dengan jajaran kepolisian Polda Sultra dan Polres Kendari dalam mengamankan kendaraan roda dua maupun empat yang akan melewati kedua jalur tersebut.

“Terkait kebutuhan perlatan penting seperti rambu pengalihan jalur dan penerapan satu jalur akan disiapkan pihaknya serta perlengkapan lain yang akan. Karenanya dengan adanya uji coba program ini pada H-4 hingga H+3 lebaran, diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi pengguna jalan,” tandasnya (k1/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top