KONAWE

1800 Guru Honorer Terima SK Bupati

KOLAKAPOS, Unaaha–Pemerintah Kabupaten Konawe membawa angin segar bagi guru honorer. Pasalnya, program Guru Honorer Daerah, untuk mensejahterakan tenaga pendidik yang digagas sudah diterapkan. Buktinya, sebanyak 1800 guru non PNS belum lama ini mendapatkan SK Bupati Konawe.

Kasubag Perencanaan dan Penyusunan Anggaran Dinas Pendidikan Konawe Tira mengatakan,
dengan terbitnya SK Bupati diharapkan guru honor daerah mendapat kemudahan dalam melakukan pengurusan.
Tira menambahkan, tujuan lain dari program ini untuk mempermudah guru honor ini menerima UMPTK sebab syarat terbitnya itu harus diangkat dari Bupati sesuai permendikbud yang baru.

” Jadi tujuan guru honor daerah ini untuk memenuhi salah satu syarat UMPTK. Jadi untuk mendapatkan UMPTK syaratnya itu Guru yang mengajar di sekolah negeri harus di angkat oleh bupati, gubernur atau walikota. untuk setiap guru honor daerah menerima 750.000/bulan dan diterima pertriwulan” jelasnya.

Ia mengungkapkan, salah satu dasar pihaknya mengusulkan program tersebut yakni terbitnya peraturan Mendikbud.
” Dasar pengajuan program ini karena terbitnya peraturan mendikbud nomor 8 tahun 2017, bahwa guru GTT mengajar di sekolah negeri merupakan tanggung jawab pemerintah sehingga saya mengusulkan program ini. Untuk verifikasi tidak ada yang penting dia bawa ijazah terakhir dan surat pemberian tugas dari sekolah (SK dari sekolah Red) masing-masing,” beber Tira.

Ia menjelaskan, guru yang menerima honor daerah tersebut berasal dari tiga jenjang sekolah dan berstatus negeri. program ini akan terus di gagas tiap tahunya, untuk massa berlaku SK hanya sampai satu tahun.

” Jumlah penerima SK ada 1800 Honor Daerah (Honda), dari semua sekolah negeri, mulai dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan SMP, masa berlaku SK ini sampai 31 Desember 2017, tapi program ini akan terus berlanjut di tahun berikutnya,” ucap Tira.

Ia menambahkan, sebanyak 1800 guru honorer daerah mulai menerima SK tersebut. Adapun SK tersebut ditanda tanggani bupati Konawe Kery Saiful konggoasa.

“Surat Keputusan bupati itu terbit 1 minggu yang lalu, Guru Honor Daerah Red sudah bisa ambil, dan tidak dipungut biaya,” kata Tira. (m4)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top