SULSELBAR

Dinas Bina Marga Bantah Tudingan Legislator Sulsel–Terkait Jalan Penghubung Sinjai – Bulukumba

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Amin Yakub.

KOLAKAPOS, Makassar–Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Amin Yakub, membantah tudingan sejumlah legislator, jika jalan penghubung Kabupaten Sinjai – Bulukumba tidak dibenahi. Ia menegaskan, sejak jalan penghubung Sinjai – Bulukumba berubah status menjadi jalan provinsi 10 tahun lalu, pihaknya terus melakukan pembenahan.
“Sampai saat ini tinggal satu kilometer jalan yang belum diperbaiki, dari total panjang 32,3 kilometer,” ungkap Amin Yakub, saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.
Amin mengungkapkan, saat Moh Roem menjabat sebagai bupati, dia mengusulkan agar diadakan jembatan. Maka, pemerintah provinsi memberikan jembatan Belli, walaupun lantainya dari papan. Tapi saat ini, pihaknya telah menganggarkan untuk pembenahan jembatan Belli tersebut.
“Dulu tidak ada jembatannya antara Sinjai dan Bulukumba, jadi kita kasih jembatan Belli. Tahun ini kita sudah bangun tahap pertama,” tuturnya.
Dia menjelaskan, pihaknya telah melakukan beberapa proses. Seperti perencanaan, tender secara online dan dimenangkan oleh PT Rajasa Thomas Globalindo yang sudah menandatangani kontraknya. Untuk tahap pertama sebesar Rp 7 miliar lebih, yang akan menyelesaikan 80 meter.
“Untuk memenuhi sebuah janji maka harus dilakukan sebuah proses. Kalau tidak ditender sebesar Rp 7 miliar lebih tidak masuk akal. Sebelum saya dipanggil anggota dewan, saya akan bawa nilai kontraknya,” ucap Amin.
Lanjut Amin, untuk tahap kedua, pihaknya akan menganggarkan pada tahun 2018, dengan estimasi Rp 3 miliar sampai Rp 4 miliar. Untuk tahap pertama, yang dikerjakan adalah bagian bawah atau pondasi, sementara untuk tahap kedua pengerjaan untuk lantai jembatan. Proses pengerjaan akan dilakukan pada saat cuaca mendukung atau air sungainya surut, karena harus dipancang. (fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top