SULSELBAR

Bank Sampah Kini Hadir di Kecamatan Sangkarrang

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Makassar–Kecamatan Sangkarrang kini resmi memiliki bank sampah sendiri. Keberadaan Bank Sampah tersebut secara resmi beroperasi.
Peresmian bank sampah yang diberi nama ‘Bank Sampah Kabajikangta’ tersebut merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Kecamatan Sangkarrang dengan Kanwil VI PT Pegadaian (Persero) Makassar. Peresmian Bank Sampah Kabajikangta itu ditandai dengan pengguntingan pita oleh Deputy Area Bisnis Makassar I Kanwil VI PT Pegadaian (Persero) Makassar Suban Fauzin, bersama Camat Sangkarrang Firnandar Sabara, disaksikan oleh beberapa pejabat Pegadaian, lurah dan ratusan masyarakat Pulau Kodingareng.
Camat Sangkarrang, Firnandar Sabara, mengatakan, dengan hadirnya bank sampah di wilayahnya tersebut merupakan sebuah komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, sekaligus mendukung program Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Keberadaan bank sampah tersebut juga dapat menjadi salah satu sumber pendapatan ekonomi bagi warga.
“Bank sampah Kabajikangta ini banyak sekali manfaatnya. Selain dapat mengurangi sampah-sampah yang ada di wilayah kita, juga dapat sebagai sumber pendapatan warga, dan yang paling penting adalah dapat menyelamatkan dan menjaga ekosistem di pulau,” ungkapnya.
Firnandar berharap, dengan hadirnya bank sampah kabajikangta tersebut, masyarakat yang ada di kecamatan pulau tersebut tidak lagi melihat sampah sebagai sesuatu yang tidak berharga, dan juga tidak lagi membuang sampahnya ke laut.
Sementara, Deputy Area Bisnis Makassar I Kanwil VI PT Pegadaian (Persero) Makassar, Suban Fauzin, menjelaskan, hadirnya bank sampah di Pulau Kodingareng ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat kepada masyarakat setempat. Masyarakat bisa menjual sampahnya dan hasil penjualan dapat disimpan dalam bentuk Tabungan Emas Pegadaian.
Pada kesempatan itu, PT Pegadaian (Persero) Kanwil VI Makassar yang diwakili Deputy Area Bisnis Makassar I menyerahkan bantuan Bina Lingkungan Sebesar Rp74.500.000 untuk pengadaan sarana dan prasarana bank sampah dan juga sarana WC Umum. Pemberian bantuan yang dilakukan secara simbolis di sela-sela acara peresmian gedung bank sampah merupakan suatu bentuk tanggung jawab sosial (CSR) perusahaan kepada masyarakat Pulau Kodingareng.
“Kami mengharapkan agar di masa yang akan datang, masyarakat yang butuh kredit baik itu untuk modal usaha atau kebutuhan pendidikan dapat menjadi nasabah kami. Sehingga, program Sampah Jadi Emas yang dicanangkan Pegadaian bersama Pemerintah dapat mencapai hasil yang maksimal,” tutupnya. (fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top