SULSELBAR

Lelang Jabatan Tinggal Tunggu Keputusan Gubernur

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Makassar–Proses seleksi terbuka atau lelang jabatan di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan hingga kini belum diumumkan hasilnya. Padahal, seluruh rangkaian seleksi, mulai administrasi, tes tertulis dan wawancara sudah rampung sejak pertengahan Mei lalu.
Namun hingga kini penentuan nama pengisi sembilan Jabatan Tinggi Pratama yang lowong, belum diteken oleh Gubernur Sulsel. Bahkan tiga nama yang meraih nilai tertinggi belum diserahkan ke gubernur oleh tim seleksi.
Sekretaris Daerah Sulsel, Abdul Latif, selaku ketua tim seleksi mengakui jika hasil tes sudah dikumpulkan oleh panitia. Dirinya sudah meminta ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel untuk segera menghitung dan menjumlahkan nilai tes tersebut.
“Sudah ada semua nilai-nilai tesnya, mulai dari tertulis, psikologi dan wawancara. Tinggal dikalkulasi dan saya sudah minta BKD untuk melakukannya,” kata Latif di Kantor Gubernur, akhir pekan lalu.
Setelah dihitung, menurut Latif hasil atau nilai masing-masing peserta akan dibuatkan peringkat. Tiga nama yang mendapat nilai tertinggi untuk masing-masing jabatan akan diserahkan ke Gubernur Sulsel.
“Penentuan pejabatnya menjadi hak pregoratif Pak Gubernur. Namun tetap kita laporkan ke MenpanRB (Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) dan KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara,” lanjutnya.
Untuk seleksi terbuka kali ini, ada sembilan jabatan yang dibuka. Diantaranya Kepala Biro Humas dan Protokol, Kepala Biro Pembangunan, Pengadaan Barang, dan Jasa, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura. Termasuk Kepala Biro Kesejahteraan, Direktur RS Haji, Direktur RS Labuang Baji, Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat, dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Sebelumnya, Kepala BKD Sulsel, Ashari Fakshirie Radjamilo, mengemukakan, pihaknya sementara menskoring hasil seleksi peserta lelang. Nanti gubernur yang akan menentukan siapa yang akan ditetapkan untuk menduduki sebuah jabatan.
Selain sembilan jabatan yang sudah dilelang, saat ini masih ada dua jabatan eselon dua yang masih lowong. Yaitu posisi Asisten II bidang pembangunan dan Direktur Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi. (fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top