METRO KOLAKA

Kades Longgosipi Damaikan Warganya

KOLAKAPOS, Kolaka–Kisruh antara warga Desa Longgosipi Kecamatan Watubangga akhirnya berakhir dengan upaya perdamaian yang dimediasi antara Pemerintah Desa setempat bersama aparat Kepolisian Sektor Watubangga. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Desa Longgosipi, Johan Sendiang.

Menurut Johan, awalnya masalah tersebut dipicu dengan persoalan biasa yang melibatkan pemuda, namun belakangan merembet hingga melibatkan pihak keluarga yang merasa menjadi korban. Akibatnya pemerintah desa Longgosipi segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian di sektor watubangga hingga dicapai upaya perdamaian antara semua pihak.

“Ya benar sempat terjadi sedikit reaksi dari keluarga korban, namun dengan kesigapan aparat dan pemerintah desa masalah tersebut telah selesai dengan upaya perdamaian yang disaksikan oleh Bintara Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkantibmas) di kantor desa Longgosipi,”terang Johan Sendiang.

Kepala Desa Longgosipi dua periode ini menuturkan bahwa masalah tersebut berasal dari kesalahpahaman antara warga yang masih berstatus sebagai muda mudi.

“Karena yang perempuan yang berinisial HL merasa menerima perlakuan yang tidak nyaman disertai dengan ucapan, maka dirinya menyampaikan hal tersebut kepada keluarganya. Pihak keluarga yang merupakan paman perempuan tersebut berinisial Ac menerima masukan langsung keberatan dan mencari kedua orang teman laki laki Hl. Kami menilai jika masalah ini tidak dilakukan upaya perdamaian maka akan berdampak pada masalah yang lebih besar. Makanya kami langsung berkoordinasi dengan Babinkantibmas desa ini untuk dilakukan mediasi agar semua pihak bisa berdamai. Untungnya semuanya bisa mengerti dan upaya damai bisa terwujud,” terang Kades Longgosipi.

Bersyukur dengan adanya surat pernyataan yang ditandatangani oleh semua pihak dan disaksikan oleh Babinkantibmas, masalah ini tidak berlanjut lagi.

“Kami berharap dengan adanya surat pernyataan yang sudah ditandatangani oleh semua pihak, masalah ini tidak berlanjut lagi sebab semua pihak sudah bersepakat dan menandatangani pernyataan tanpa adanya paksaan dan tekanan dari manapun. Apalagi semuanya sudah saling memaafkan dan mengakui kesalahannya masing masing. Semoga ini menjadi pengalama bagi semua pihak agar masalah ini tidak terulang lagi,”ujarnya. (Cr3/dan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top