SULSELBAR

Progres Pembangunan PK5 Center Capai 25 Persen

Suasana pengerjaan proyek PK5 Centre Karebosi, Jl Kartini Makassar, Senin (10/7). Pengerjaan fisik yang sementara dikerjakan yakni penataan parkir, mushalla, toilet, dan drainase.

KOLAKAPOS, Makassar–Progres pembangunan kawasan kuliner atau PK5 Center yang berlokasi di sisi selatan Lapangan Karebosi, sudah mencapai 25 persen. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar menargetkan, pembangunan PK5 Center tersebut rampung Oktober mendatang.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas PU Makassar, Zuhaelsi Subir, mengatakan, progres pengerjaan fisik kawasan kuliner PK5 Center tersebut tergolong cepat. Pasalnya, pengerjaannya baru dimulai Juni lalu.
“Insya Allah, kami target proyek ini selesai tepat di masa kontraknya yakni Oktober. Dengan demikian, jika tidak ada kendala, maka November para pedagang sudah beraktivitas di kawasan PK5 Center,” ujar Zuhaelsi diberitakan Rakyat Sulsel, Selasa (11/7).
Saat ini, kata Zuhaelsi, para pekerja tengah melakukan pengerjaan fisik pada bagian lokasi pelataran PK5 Center, tempat parkir, mushalla, toilet, dan drainase. Sementara untuk pengerjaan tribun terbuka, tempat duduk umum, dan pemasangan trotoar bundaratta akan menyusul.
“Yang sementara dikerjakan saat ini baru parkiran, mushalla, toilet dan drainasenya,” bebernya.
Sebelumnya, Kepala Dinas PU Makassar, Muh Ansar, mengatakan, Pemkot Makassar menganggarkan dana sekitar Rp 10,5 miliar, untuk pembangunan PK5 Center, khusus di Jalan Kartini tersebut. Dana yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Makassar ini mencakup pembangunan pelataran dan pengadaan booth pedagang.
“Anggaran tersebut untuk bangunan pengelola PK5, mushallah, toilet, tempat parkir, sarana dan prasarana air bersih, serta listrik termasuk untuk pengadaan tambahan 250 booth pedagang,” terang Ansar.
Untuk pengadaan 250 booth pedagang tersebut, Ansar mengaku bahwa proses lelang tendernya terpisah dari tender pengerjaan pelataran PK5 Center tersebut.
“Tendernya itu terpisah. Kalau untuk pengadaan booth itu anggarannya mencapai Rp 3,5 miliar. Mudah-mudahan Oktober semuanya sudah rampung sesuai kontrak, jadi bisa beroperasi,” harapnya. (fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top