HUKUM KRIMINAL

Duda Anak Satu Ingin Menikah Dari Hasil Rampokan

Net/ILustrasi

KOLAKAPOS, Bontang–Jajaran Satreskrim Polres Bontang, Kaltim, meringkus Gusti Muhammad Adi Rahman.
Duda anak satu itu harus meringkuk di penjara karena terlibat kasus perampokan di Toko Plane Ban, Bontang.
Gusti mengaku nekat melancarkan aksi karena sakit hati dipaksa mengundurkan diri dari tempatnya bekerja, pertengahan Ramadan.
Tuntutannya kepada Pak Bos agar diberi pesangon setelah sembilan bulan bekerja juga tidak dipenuhi.
Namun, dari pengakuan pemilik toko kepada petugas kepolisian, tersangka dipecat karena ketahuan mencuri.
“Setelah dibagi, uang hasil rampokan rencana saya gunakan untuk modal ke Surabaya. Saya mau menikah sekaligus mengambil ijazah saya yang ditahan di pabrik ban,” terangnya, seperti diberitakan Kaltim Post (Jawa Pos Group).
Dia mengaku pernah merampok di Samarinda. Dalam menjalankan aksinya, Gusti mengincar toko. “Saya kan kerjanya juga pindah-pindah toko,” jelasnya. (jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top