HUKUM KRIMINAL

Alasan Menolong, Bawa Kabur Rp600 Juta

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Pontianak–Yulianus Iskandar jadi korban perampokan. Uang sebesar Rp600 juta yang disimpan di dalam mobil raib, Kamis (13/7).
Kasus perampokan yang dialami Ketua Koperasi Agro Tama Makmur itu terjadi sekitar pukul 10.00 di depan Taman Alun Kapuas, Jalan Rahadi Oesman, Pontianak, Kalbar.
Korban usai mengambil uang dari sebuah bank di Jalan Agus Salim hendak pergi menuju kantor pos di Jalan Rahadi Oesman.
Yulianus Iskandar mengaku, saat keluar dari bank dan hendak pergi menggunakan mobil tidak mengetahui apakah ada orang yang mencurigakan membuntutinya.
Dalam perjalanan tepat di depan Taman Alun Kapuas, lanjut dia, ia merasa ada yang tidak beres dengan kendaraannya. “Saya lalu menepikan mobil dan mengecek. Ban kiri bocor,” kata korban.
Yulianus menuturkan, ia lalu berinisiatif mengganti ban mobil dengan mengeluarkan peralatan yang tersimpan di bagasi.
Namun sebelum memperbaiki, dirinya sempat mengecek keberadaan tas berisi uang tersebut. “Tas ada di depan. Lalu saya tutup semua pintu. Namun saat mau dikunci, kuncinya tidak berfungsi,” ucapnya.
Korban mengatakan, tidak lama kemudian datang seorang pejalan kaki yang hendak pulang ke Jeruju, menawarkan jasa untuk membantu mengganti ban.
“Saat proses perbaikan ban, saya khawatir dengan uang. Lalu cek ternyata sudah hilang. Saya melapor ke anggota polisi di depan Kantor Pos,” sambungnya.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Dwikora Pontianak, AKP Primas D Maestro mengatakan, setelah menerima laporan korban langsung mendatangi tempat kejadian. “Mobil korban beserta seorang pemuda yang membantu korban juga diamankan,” kata Primas.
Primas menyatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan tim Jatanras Polresta Pontianak, untuk melakukan penyelidikan dan mencari petunjuk terduga pelaku pencurian.
“Masih kamidalami keterangan saksi. Mudah-mudahan dengan kerja keras dapat mengungkap pelakunya,” ucapnya.
Dari pantauan Pontianak Post (Jawa Pos Group), tim identifikasi yang datang ke tempat kejadian langsung bekerja mencari petunjuk yang mungkin dapat ditemukan di mobil korban, seperti mencari sidik jari pelaku yang diduga menempel di badan mobil.
“Keterangan korban, sebelum pemuda itu datang membantu, ada seorang pengendara sepeda motor yang tidak dikenal datang dan memberi tahu ban mobil korban kempes,” terangnya. (jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top