SULSELBAR

Sidrap Akan Terima Penghargaan KLA

KOLAKAPOS, Sidrap–Belum seminggu, Kabupaten Sidrap menerima penghargaan sektor kesehatan berupa penghargaan Pastika Parahita, kabar gembira kembali diterima Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap. Karena pada jumat (22/7) mendatang, Pemkab Sidrap kembali menerima penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) karena Sidrap masuk urutan ke empat sebagai penerima KLA untuk wilayah Sulsel.
Ketua Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak, Kabupaten Sidrap, Muh Awaluddin Ramli menuturkan, saat ini memang sudah ada undangan untuk hadir menerima penghargaan tersebut.
“Bupati Sidrap Rusdi Masse sudah di undang untuk menerima penghargaan itu. Ini kabar gembira sebagai buah dari hasil kerja keras yang dilakukan selama ini, ” ungkapnya .
Kepala Bappeda Sidrap ini menambahkan, penghargaan yang akan diterima itu merupakan hasil dari program yang dilaksanakan Pemkab Sidrap selama ini karena pembangunan di Kabupaten Sidrap selama ini telah menunjukkan keberpihakan kepada anak, khususnya pada pemenuhan hak anak dan perlindungan anak itu sendiri.
Program yang dijalankan, lanjut Awaluddin, juga telah melalui proses evaluasi dan verifikasi terhadap 24 indikator yg dilakukan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia dan Lembaga Pemerhati Anak, pada bulan Mei 2017 lalu.
“Dan Alhamdulillah akhirnya Kabupaten Sidrap mendapatkan apresiasi sekaligus penghargaan dari Pemerintah Pusat sebagai Kabupaten Layak Anak 2017. Bahkan Sidrap masuk dalam urutan 4 terbaik dari 24 Kab Kota se Sulsel, “jelas Awaluddin.
Dia menjelaskan, ada sejumlah indikator yang dievaluasi dan diverifikasi untuk masuk KLA diantaranya, sekolah ramah anak, desa layak anak, kecamatan layak anak, puskesmas ramah anak, jalur aman sekolah, pelaksanaan musrenbang anak, penyediaan taman bacaan, penyediaan tempat bermain anak, sosialisasi perlindungan anak kepada orang tua, perlindungan terhadap kekerasan anak dan beberapa inovasi daerah yang berpihak kepada pemenuhan hak dan perlindungan anak.
“Dan Alhamdulillah selama ini, Indikator yang di evaluasi itu memang sudah berjalan secara maksimal di Bumi Nene Mallomo ini, ” jelasnya. (fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top