POLITIK

Hanura Buka Pendaftaran Balon Wali Kota Bekasi

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Bekasi–Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Bekasi membuka pendaftaran bakal calon (Balon) Wali Kota dan Wakil Walikota untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi periode 2018-2023.
Pendaftaran dimulai pada 18 Juli 2017 hingga 30 Juli 2017.
Ketua DPC Hanura Kota Bekasi, Syaherallayali mengatakan, sesuai dengan intruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura, untuk mengusung kandidat balon Wali Kota dan Wakil Walikota harus dilakukan penjaring terlebih dahulu.
Adapun dalam penjaringan itu, Partai Hanura membuka kesempatan bagi balon yang ingin mendaftar, bukan saja kader dari internal partai, tetapi juga membuka kesempatan kepada masyarakat umum.
“Hari ini kami membuka pendaftaran balon untuk pemilihan kepala daerah Kota Bekasi 2018. Kami DPC Hanura mendapatkan tugas dari DPP untuk membuka penjaringan ini. Artinya, siapa saja bagi bakal calon yang ingin maju pada Pilkada Kota Bekasi silahkan mendaftar ke sekretariat DPC Partai,” kata dia, Selasa (18/7).
Ketua Tim Pilkada DPC Hanura Kota Bekasi, Wembri mengungkapkan pendaftaran dipungut biaya sebesar 10 juta. Anggaran pendaftaran itu diperuntukan untuk sosialisasi balon juga alat kelengkapan seperti spanduk dan lainnya.
“Biaya pendaftaran akan dibalikan kembali untuk kepentingan balon, juga survei,” ujar Wembri.
Menurutnya, untuk mengusung pasangan balon wali kota dan wakil wali kota mendatang Partai Hanura memang harus berkoalisi dan membutuhkan tambahan banyak kursi lagi.
Pasalnya, Partai Hanura Kota Bekasi hanya mempunyai empat kursi di DPRD yang mewakili satu kursi di tiap-tiap Daerah Pemilihan (dapil) yang ada di Kota Bekasi.
“Artinya kami itu harus berkoalisi dengan partai lain,” kata dia.
Sementara hingga saat ini, Hanura pun belum memberikan sinyal perihal koalisi dengan sejumlah partai yang ada di Kota Bekasi. Namun pihaknya membuka lebar bagi partai manapun yang siap melakukan koalisi dengan Partai Hanura.
Pihaknya juga baru berani mengambil sikap untuk menentukan poros koalisi setelah hasil penjaringan partai selesai. Bahkan, bukan tidak mungkin Partai Hanura akan bergabung dengan koalisi gemuk.
“Hanura, tidak ada intervensi terkait koalisi dari pusat. Hanura tidak tabu dengan partai apapun untuk menjalin koalisi. Sehingga Hanura, memungkinan untuk bergabung dengan partai manapun, termasuk koalisi gemuk ini,” tegas dia.(jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top