SULSELBAR

Taman di Petta Rani Butuh Tanaman Besar

PARA PEKERJA DARI KECAMATAN PANAKUKANG SEDANG MENATA DAN MEMPERBAIKI TAMAN YANG BERADA DI JALAN AP PETTA RANI, RABU (19/7). CAMAT PANAKUKANG, MUH THAHIR RASYID MENYIAPKAN TANAMAN BESAR DI TAMAN TERSEBUT.

KOLAKAPOS, Makassar–Kecamatan Makassar melakukan pembenahan terhadap taman yang berada di tengah-tengah ruas Jalan AP Petta Rani, setelah pengelolaannya diambil alih pihak kecamatan dari Dinas Pertamanan dan Kebersihan.
Beberapa kali bunga di taman tersebut diganti. Anggaran pengadaan bunga dan perawatannya-pun terbilang tidak sedikit.
Kemarin, sejumlah pekerja taman sedang melakukan penggemburan median tanah, pembaharuan tanaman hingga pemcampuran tanah dengan pupuk.
Kepala Kecamatan Panakukang, Muh Thahir Rasyid mengakatan, pembenahan taman dilakukan dikarenakan kondisi tanah yang tidak mendukung tanaman yang berada di taman tersebut. ” Kami pernah tanami tanaman kecil (dattulu), tapi tetap mati. Setelah saya pelajari rupanya akarnya tidak berkembang karena media tanamnya tanah lempung, banyak batu dan aspalnya. Sehingga walaupun di siram hanya bagian atasnya saja yang basah. Olehnya itu, saya berinisiatif menggali median tanam dengan campuran tanah, pupuk kandang dan sekam agar menjadi subur, jadi ditanam bunga baru lagi,” ungkap Thahir Rasyid.
Ia juga menambahkan, pembenahan taman akan dilakukan secara bertahap untuk Jalan AP Patta Rani. ” Pembenahan dilakukan bertahap. Kalau untuk Boulevard Insya Allah minggu depan, tinggal pemupukan pakai pupuk kandang agar gembur. Untuk anggarannya sendiri ini anggaran pemeliharaan.
Terpisah, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mengaku prihatin dengan kondisi taman di Kota Makassar khususnya taman yang berada di ruas Jalan AP Petta Rani, Boulevard dan Hertasing yang terlihat rusak.
Sekertaris Komisi C DPRD Makassar, A Pahlevi, mengatakan, memang disayangkan jika anggaran yang seharusnya diperuntukkan untuk perawatan atau peremajaan taman kini malah harus digunakan untuk mengganti tanaman baru. ” Bukan seperti itu dek. Sebernanya anggaran yang disetujui itu tinggal peremajaan saja, bukan malah mengganti yang baru. Nanti anggaran perawatannya ambil darimana,” ungkapnya di gedung DPRD Makasssar,kemarin.
Selain itu, legislator Fraksi Gerindra ini meminta agar ada pengamanan taman kota dan jalur hijau. Agar tidak lagi setiap tahun pemerintah menginvestasikan uang untuk memperbaiki kerusakan taman.
” Seharusnya tanaman kemarin dirawat, kalau perlu dijaga. Sebab kadangkala ada orang yang sengaja menginjaknya sehingga rusak,” jelasnya. (fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top