METRO KOLAKA

Insentif Dipotong, Guru TPQ Mengeluh

Suasana Dalam Pertemuan Dengan Seluruh Pelayanan Keagamaan Binaan Pemda Kolaka

KOLAKAPOS, Kolaka–Sejumlah guru Taman Pengajian Alquran (TPQ) mengeluhkan adanya pemotongan insentif yang diduga dilakukan oknum lurah dan kepala desa. Hal itu disampaikan dalam pertemuan dengan seluruh pelayanan keagamaan binaan Pemda Kolaka, pada Selasa (25/7) di aula sasana praja Kolaka.

“Honor kami hanya Rp 250 ribu setiap bulannya dan dibayarkan pertriwulan, tetapi kami hanya terima Rp 600 ribu, karena sudah dipotong Rp 150 ribu oleh pihak kelurahan,” ungkap Salah seorang Guru Ngaji dari kecamatan Watubangga yang minta namanya tidak disebut.

Menanggapi hal tersebut, Kabag Kesra Kolaka Hj Andi Wahidah mengungkapkan, bahwa dirinya memang banyak mendapat keluhan dari guru TPQ yang dipotong honornya, bahkan tidak dibayar sama sekali. Padahal honor guru TPQ sudah dianggarkan melalui Dana Alokasi Desa (ADD).
“Makanya mereka meminta supaya honor mereka dikembalikan lagi ke Kesra, ” paparnya.

Sementara itu Bupati Kolaka H Ahmad Safei meminta untuk melaporkan oknum yang memotong honor mereka. Karena itu, kedepan akan dibuat sistem, dimana para guru TPQ akan menerima honorer langsung ke rekeningnya masing-masing.”Laporkan oknum tersebut dan kedepannya sistem nya akan langsung ke rekening,” papar bupati.
Safei juga berharap tahun yang akan datang, honor guru TPQ ditingkatkan, meskipun semua itu tergantung dari keuangan daerah. (Cr4/b)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top