HUKUM KRIMINAL

Bonyok, Pencuri HP Dihajar Massa

Fadeli (kiri) diperiksa penyidik Polsek Beji, Selasa (25/7) pagi. Wajahnya bonyok usai dihajar massa.

KOLAKAPOS, Beji–Nyawa Fadeli, 43 dan Abdul Kahfi, 36 nyaris saja melayang. Itu lantaran keduanya jadi bulan-bulanan warga di Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji. Warga Surabaya dan Bangkalan itu dihajar massa usai beraksi mencuri handphone.

Informasinya, keduanya kompak mencuri handphone milik M. Bariqi, 21, warga Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Keduanya bisa saja sukses melancarkan aksinya, seandainya tidak tepergok pemiliknya.

Kanit Reskrim Polsek Beji, IPTU Yudi Prasetyo mengatakan, aksi pencurian itu berlangsung sekitar pukul 06.00. Kedua pelaku mendapati rumah korban tampak sepi.

Keadaan itu, membuat keduanya melancarkan aksi jahatnya. Mereka membuka pintu rumah yang kebetulan tidak dikunci. Mereka kemudian masuk dan mengambil handphone cool pad milik korban yang tengah di-charge.

“Pelaku masuk rumah korban yang kala itu tertutup namun tidak dikunci. Selanjutnya, mereka masuk ke ruang tengah dan mengambil handphone korban yang tengah dicas,” jelas Yudi.

Begitu sukses mengambil handphone yang tengah di-charge itu, keduanya hendak kabur dari rumah korban. Namun, niatan itu mendadak berubah menjadi kepanikan.

Sebab, pada saat bersamaan, korban muncul dari kamar. Spontan mendapati pelaku, korban berteriak maling dengan suara lantang. Suara teriakan itu mengundang perhatiah warga sekitar. Warga pun berdatangan ke rumah korban.

Tanpa diperintah, massa langsung menghajar kedua pelaku. Mereka babak belur dihajar massa. Beruntung, polisi cepat datang, sehingga mereka masih bisa diamankan.

Yudi menjelaskan, saat ini keduanya masih dalam proses penyidikan. “Masih kami lakukan pemeriksaan. Apakah keduanya terlibat dalam aksi pencurian di tempat lain,” sambungnya saat mendampingi Kapolsek Beji, Kompol Wagiran.

Kini, keduanya dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Keduanya terancam hukuman tujuh tahun penjara. (jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top