KOTA KENDARI

Dishub Kendari Tekankan Hotel Miliki Andalalin

KOLAKAPOS, Kendari–Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kendari menekankan agar seluruh hotel dan restoran memiliki izin analisis dampak lalu lintas (Andalalin). Hal ini menyusul mulai padatnya ruas jalan di ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara tersebut.
Kepala Bidang Darat Dishub Kota Kendari Agus Sutarto mengatakan, dengan semakin meningkatnya jumlah kendaraan bermotor di Kota Kendari, sudah seharusnya lokasi-lokasi yang menjadi titik keramaian memiliki izin andalalin. Izin andalalin juga merupakan izin yang sangat penting untuk dimiliki oleh setiap hotel maupun restoran.

Manfaat lain dengan mengantongi izin andalalin lanjutnya, akan memudahkan bagi Pemerintah Kota Kendari melakukan antisipasi kemacetan lalu lintas. Selain itu, Pemkot bisa menyiapkan sebuah perencanaan untuk pengembangan jalan di dalam kota.

“Salah satu bangunan yang telah memiliki andalalin saat ini adalah Hotel Clarion. Dengan memiliki andalalin kami dari pihak pemerintah bisa mengukur dampak lalu lintas yang apat ditimbulkan di Hotel Clarion,” kata Agus di ruang kerjanya, Jumat (28/7/2017).
Lippo Plaza yang saat ini menjadi lokasi paling banyak dipadati masyarakat dan menimbulkan kemacetan lalu lintas ungkapnya, belum memiliki izin andalalin. Jadi pihaknya saat ini terus mendesak pengelola Lippo Plaza untuk mengantongi izin tersebut.
Mendukung pernyataan Agus, anggota Komisi III DPRD Kota Kendari Arman Panre menuturkan, izin andalalin ini sangat penting dimiliki oleh bangunan yang menjadi pusat keramaian. Untuk itu ungkap Politisi Partai Nasdem ini, harus ada tindakan tegas dari Pemkot Kendari terhadap pemilik usaha yang tidak memiliki niat mengurus izin tersebut.
“Kami dari DPRD Kota Kendari menilai izin andalalin ini sangat penting untuk dimiliki oleh semua pengusaha yang lokasi usahanya di tengah kota. Untuk itu, kami minta Dishub lebih proaktif dalam menyikapi hal ini,” ujarnya. (p2/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top