SULSELBAR

Indira Anjurkan Dana CSR Dialokasikan Dukung KLA

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Makassar–Demi mewujudkan Kota Makassar sebagai Kota Layak Anak (KLA), Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar yang juga sebagai Bunda Kota Layak Anak (KLA), Indira Yusuf Ismail, menganjurkan setiap perusahaan yang memiliki program Coorporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP), agar juga turut mengalokasi dana CSRnya untuk mendukung terwujudnya Makassar sebagai (KLA).
Hal tersebut disampaikan Indira saat menerima kunjungan Kepala Perwakilan Indomaret Makassar, I Ketut Widjaharta, di Rumah Jabatan Anging Mammiri.
“Saya sangat berharap dana dari program CSR perusahaan yang ada, agar ada juga yang dialokasikan untuk mendukung terwujudnya Makassar sebagai KLA,” kata Indira, yang didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Tenri A Palallo.
Menurut Indira, selama ini pihaknya menemukan masih banyak kekurangan yang harus dibenahi demi mendukung cita-cita pemerintah Kota Makassar menjadikan kota yang berjuluk Kota Daeng ini sebagai kota yang ramah terhadap anak.
“Selain itu, saya meminta seperti itu dengan alasan, karena pada saat verifikasi faktual lalu, tim penilai independen menemukan masih minimnya peranan dunia usaha dalam mewujudkan KLA di Kota ini,” terang istri walikota Makassar ini.
Lebih jauh Ia mengatakan, kendati Makassar berhasil meraih penghargaan tingkat Madya sebagai Kota Layak Anak (KLA) pekan lalu dari Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) di Pekan Baru, Riau, namun pencapaian tersebut agar bisa ditingkatkan lagi.
“Meski kita telah berhasil meraih penghargaan tingkat Madya dengan predikat KLA, tapi masih banyak yang perlu dibenahi,” ujarnya.
Indira menyebut salah satu Indikator KLA yang memerlukan intervensi khusus yakni optimalisasi pada dunia pendidikan dalam mewujudkan Sekolah Ramah Anak (SRA). Apalagi, dengan adanya program inovasi Pemkot Makassar melalui 18 revolusi pendidikan.
“Dengan adanya program, 18 revolusi pendidikan Pemkot Makassar, maka layak anak pada dunia pendidikan kita juga harus dioptimalkan lagi, dengan cara menambah dukungan fisik seperti pembenahan toilet yang ramah anak,” pungkasnya.
Sementara, Kepala Perwakilan Indomaret Makassar , I Ketut Widjaharta,sangat mengapresiasi masukan dan saran dari Ketua TP PKK Makassar ini. Bahkan, ia berkomitmen akan terus mendukung terwujudnya Makassar yang layak bagi anak.
“Saya menyampaikan terimakasih atas kerelaan ibu menerima dan berdiskusi dengan kami terkait hal ini. Komitmen dan seluruh masukan dari beliau tentu dapat menjadi perhatian bagi pihak kami. Sehingga program-program kami ke depannya bisa bersinergi dengan program pemerintah Kota Makassar,” kuncinya. (fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top