METRO KOLAKA

Jelang Pilkada, Dua Kader Golkar Berebut Simpati

Hasil sementara Kolaka Polling Cente pada laman http://anispamma.com

KOLAKAPOS, Kolaka–Dua kader Partai Golongan Karya (Golkar) Kolaka, H. Syahrul Beddu dan Firdaus Tahrir jelang Pilkada Kolaka 2018 menunjukkan tensi yang terus meningkat. Persaingan ini terlihat dari perolehan sementara dalam sebuah polling (jajak pendapat) yang diselenggarakan secara digital dan disebarkan melalui sosial media oleh salah satu Polling Center.

Dalam Pollling itu terlihat jelas keduanya beebut simpati pengguna social media yang sudah digulirkan pada tanggal 28 Juli 2017 dan telah direspon lebih dari 750 orang netizen.

Dari polling itu terlihat ada kedua kader yang berasal dari Partai Golkar itu respondennya saling kejar-kejaran atau selisih tipis, dimana H. Syahrul Beddu (Ketua Fraksi Golkar Sultra) masih kalah popularitas sekitar 1 perse. dari Firdaus Tahrir (Mantan Ketua DPD Golkar Kolaka).

Meski berebut simpati menurut Anis Pamma, Pendiri Kolaka Polling Center yang yang juga anggota DPRD Kolaka menyatakan bahwa polling ini bukan merupakan gambaran akhir dari proses pilkada yang akan digelar pada tahun 2018 nanti. Katanya Tujuan polling ini untuk mengetahui keseriusan para Bakal Calon yang telah secara resmi menyatakan maju dan telah menjalani proses seleksi di partai politik.

“Sebelum saya merilis polling ini saya berkomunikasi dengan teman-teman dari partai politik untuk menanyakan siapa saja yang telah mengikuti proses pendaftaran, dan saya juga meninjau langsung di lapangan siapa saja calon yang telah memasang alat peraga. Pendaftaran di Partai Politik dan Pemasangan alat peraga merupakan indikator-indikator keseriusan para Bakal Calon” ujar Anis.

Anis juga mengatakan Polling tersebut juga bias saja melahirkan calon-calon yang serius maju dalam Pilkada Kolaka nanti.

“Melalaui polling saya kira kita bias mengetahui siapa saja yang serius untuk maju dan mana yang mendapat respond dan dukungan, namun yang terpenting sebenarnya masyarakat ingin juga mengetahui kemampuan para Bakal Calon untuk berkomunikasi pada masyarakat di level grass root,” terangnya, (cr4/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top