KOTA KENDARI

Launching Buku Di Depan Selalu Ada Cahaya, Teteskan Air Mata

Kisah Perjalanan 10 Tahun Gubenur dan Wakil Gubenur Sultra

KOLAKAPOS, Kendari — Launching Penerbitan buku berjudul Di depan Selalu Ada Cahaya, Senin (8/8) yang menuliskan perjalanan kepemimpinan Gubernur Sultra Nur Alam dan Saleh Lasata selama 10 tahun, diwarnai dengan tetesan air mata para tamu Undangan.
Terlihat para Hadirin mulai meneteskan air mata, saat Tina Nur Alam mulai membacakan sepata kata yang di Tulis Nur Alam di Dalam Rumah Tahanan (Rutan) Guntur.

“Meski tak hadir, saya sangat bahagia karena bisa menyampaikan sepatah kata sebagai pengantar peluncuran buku yang merupakan perjalanan dan pengabdian saya bersama Saleh Lasata sebagai gubernur dan wakil gubernur Sultra periode 2008-2013 dan 2013-2018,”ungkap Tina Nur Alam saat membacakan Tulisan Suaminya.

Disebut Lahirnya buku ini, diinspirasi oleh semua keinginan dan harapan bahwa segala sesuatu yang kita bangun bersama selama dua periode kepemimpinan NUSA dapat di baca dan diapresiasi serta visi dan harapan NUSA dapat dilanjutkan dan disempurnakan oleh kepemimpinan daerah berikutnya.

“Dengan kehadiran buku ini, saya berharap dapat menajdi salah satu sumber pembelajaran yang berguna bagi rekan-rekan pelangsung pembangunan, baik itu birokrat, akademisi, politikus, jurnalis, aktivis dan lain-lain. Agar dapat lebih saling memahami peran dan fungsi masing-masing untuk bersinergi bagi pembabgunan negara dan bangsa,”jelasnya.

Dijelaskan, Esensi nilai utama buku tersebut adalah untuk mewariskan potensi nilai-nilai kepemimpinan bagi penerus akan pentingnya nilai kerja keras, keberanian, tanggung jawab, terobosan inovasi dan apresiasi terhadap keragaman sehingga kesadaran yang kuat akan pentingnya suatu kesinambungan visi atara kepentingan daerah.

“keyakinan saya, hanya dengan kepemimpinan yang berasaskan hal-hal tersebutlah wilayah Sultra yang dianugrahi sumber daya alam yang kaya dengan keragaman etnik, budaya dan agama dapat dibangun menjadi wilayah yang potensial, unggul dan berdaya saing”tambahnya. Lebih lanjut,  Nur Alam mengharapkan doa dari para sahabat agar tabah dalam menghadapi segala cobaan.

“Saya juga berterimakasih atas semua pihak yang ikut membantu terwujudnya buku ini, secara khusus bagi balitbang Sultra yang telah menyediakan data dan analisis yang relevan dan semua pihak yang membantu baik langsung maupun tidak langsung mulai penyusunan hingga peluncuran,”bebernya.

Ditempat yang sama, Wakil Gubernur Sultra Saleh Lasata mengatakan, kepemimpianan NUSA selama dua periode dalam menata pemerintahan sesungguhnya bukanlah waktu yang singkat.

“Kita semua menyadari bahwa upaya menata pembangunan Sultra yang merupakan perjalanan panjang yang dimensinya sangat luas, dan penuh tantangan. Namun demikian, sebagai sebuah proses yang berkelanjutan tentu harus dihadapi dan diperjuangkan,”katanya.
Menurutnya, banyak indikator kinerja yang telah dicapai dan dikembangkan yang patut di pelihara, dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dapat diwariskan kepada generasi yang akan datang.

“Oleh karena itu kami menyambut gembira penulisan dan peluncuran buku ini. Perjalanan hidup dan kepemimpinan NUSA dalam menahkodai Sultra, tidak sekedar rutinitas bahkan membrikan inspiras, menorehkan sejara dan boleh jadi  meninggalkan jejak. Ia adalah pemimpin yang tidak kenal lelah dan sangat kaya ide,” Terangnya, (k1/c//hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top