KONAWE SELATAN

Puluhan Guru di Konsel Keluhkan TPG Berkurang

KOLAKAPOS, Andoolo — Puluhan guru penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau tunjangan sertifikasi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe Selatan (konsel), mengeluhkan adanya pengurangan dana tunjangan profesi guru, yang tidak sesuai dengan gaji pokok yang ada.

Salah satu guru penerima TPG, HS (54) mengaku heran dengan dana tunjangan profesi yang diterima selama dua triwulan pada tahun 2017, yang tidak sesuai dengan dana yang diterima pada tahun sebelumnya.

“Sudah dua kali saya terima tunjangan selalunya kurang. Tahun lalu saya terima sebelas juta lebih, tapi tahun ini hanya delapan juta lebih. Jadi 2 triwulan saya selalu mengalami pengurangan sekitar tiga jutaan,” hitungnya.

Pihaknya juga lanjut dia, telah beberapa kali meminta penjelasan di Dikbud konsel tentang kurangnya dana tunjangan yang diterima, namun, jawaban yang diterima tidak sesuai dengan harapan.

“Katanya akibat kesalahan penginputan data Dapodik, sementara saya sudah memperbaiki data yang kurang dan saya cek keoperator katanya sudah lengkap dan valid sesuai dengan golongan saya. Jadi saya bingung yang mana yang benar operator saya atau operator Dinas,” katanya dengan nada kesal.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Tenaga Pendidik dan Kependidikan, Palaki mengatakan, pengurangan tunjangan profesi tersebut disebabkan kesalahan menginputan data Dapodik, yang tidak lengkap dari para teknisi yang ditunjuk sebagai operator.

“Jadi Ada beberapa item yang tidak terisi dan tidak terceklis pada saat penginputan. Sehingga aplikasi yang di pusat hanya membaca dengan data yang ada,” jelasnya.

Lanjutnya, Dari dasar data dapodik itu, maka pemerintah pusat mengeluarkan Surat Keputusan penerima Tunjangan Profesi (SKTP) sebagai acuan pembayaran TPG.

“SKTP ini berlaku untuk enam bulan atau satu semester sebagai dasar pembayaran tunjangan guru triwulan I yaitu januari, februari, maret dan triwulan II yaitu april, mei dan juni,” terangnya.

Palaki menambahkan, terkait persoalan kekurangan tunjangan yang dialami beberapa guru penerima TPG, selaku penanggung jawab pihaknya menghimbau kepada seluruh guru yang mengalami hal yang sama untuk tidak berkecil hati. pasalnya, kekurangan tersebut tetap akan dibayarkan setelah data dapodik telah lengkap atau valid.

“Kekurangannya tetap akan dibayarkan. Datanya kalau sudah lengkap dan kita cek diaplikasi ada, kita langsung bayarkan sesuai jumlah kekurangan dana sertifikasi yang diterima,” katanya. (k5/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top