HUKUM KRIMINAL

Tepergok Bhabinkamtibmas, Begal Tertangkap Saat Aksi Kesembilan

Net/ILustrasi

KOLAKAPOS, Bandarlampung–Bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (Bhabinkamtibmas) berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang diduga dilakukan Eko Susanto (28).
Warga Desa Haduyang, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, ini diamankan anggota polsek setempat, Sabtu (5/8).
Kapolsek Natar Kompol Eko Nugroho mengatakan, awalnya Panit Sabhara Polsek Natar Aiptu P. Sinaga dan bhabinkamtibmas sedang patroli rutin. Ketika melintas di perbatasan Desa Haduyang, mereka berhenti dan mengobrol dengan warga.
’’Lalu tersangka yang menggunakan sepeda motor melintas. Bhabinkamtibmas mengetahui kalau yang bersangkutan masuk DPO (daftar pencarian orang). Dia kemudian berkoordinasi dengan unit reskrim. Tersangka berhasil ditangkap,” kata Eko mewakili Kapolres Lamsel AKBP Adi Ferdian seperti dilansir Radar Lampung (Jawa Pos Group) hari ini.
Dilanjutkan, Eko diburu lantaran diduga terlibat pembegalan dan penganiayaan dengan korban Syamsul Hadi (20), warga Desa Jayasakti, Kecamatan Anaktuha, Lampung Tengah. Kasus ini tertuang dalam laporan polisi LP/B-34/I/2017/Res Lamsel/Sek Natar tertanggal 5 Januari 2017.
”Saat kejadian, korban sedang mendorong motornya yang pecah ban. Kemudian dia didatangi tersangka dan dua rekannya. Korban diancam dibunuh jika tidak menyerahkan barang berharga,” sebut dia.
Tersangka dan rekannya merampas motor Yamaha Jupiter MX A 5952 GQ, dua unit ponsel , STNK dan uang tunai sebesar Rp100 ribu.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka pernah dipenjara selama 18 bulan karena terlibat pembegalan pada 2013 silam. Dia juga diduga terlibat kejahatan bersama Hardiansyah (29), rekan satu desa yang ditangkap pada Juli silam.
”Tersangka setidaknya sudah sembilan kali beraksi. Bersama Hardiansyah, ada dua TKP,” ujarnya.(jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top