KOLAKA TIMUR

Ormas Diimbau Agar Terdaftar di Kesbangpol

KOLAKAPOS, Tirawuta–Kepala Kesbangpol Kabupaten Kolaka Timur Hanaruddin memastikan hingga kini Ormas yang bertentangan dengan pancasila tidak ada di Koltim.
Menurutnya, pendirian dan aktivitas Ormas harus sesuai dengan aturan yang ada. Pemerintah katanya, tetap memberi perlakuan berbeda jika Ormas yang bersangkutan berkeinginan merubah ideologi bangsa atau mengganti Pancasila.
“Sudah banyak daerah lain baik itu oleh masyarakat maupun Ormas tertentu sudah menolak keberadaan Ormas yang bertentangan dengan pancasila. Jadi memang harus ada ketegasan dari pemerintah terkait Ormas yang tidak jelas,” ujarnya.
Bahkan sejak mencuatnya polemik HTI, tak ada yang ditemukan di wilayah teritorial Tony Herbiansyah.
“Alhamdulilah, hingga kini belum ada datanya HTI yang masuk di Koltim. Berarti, HTI tidak ada di Koltim. Sebab, jika ada pasti kepengurusannya akan melapor,” ungkapnya.
Meskipun belum ada yang ditemukan Ormas bermasalah lanjut mantan Camat Mowewe ini, hingga kini pihaknya masih terus mewaspadai untuk ditindaklanjuti.
“Kami selalu waspada dan terus melakukan komunikasi dengan semua elemen yang ada. Sehingga jika ada yang mencurikan akan ditindaki sesuai dengan proses hukum yang berlaku,” tambahnya.
Bagaimana dengan jumlah Ormas yang ada di Koltim. Berapa jumlahnya? Dengan cepat Hanaruddin menjawab, kalau secara keseluruhannya mencapai puluhan. Jumlah itu ada yang sudah lengkap kepengurusannya dan masih ada juga yang belum. “Sekitar puluhan pak jumlahnya, ini juga kami selalu lakukan pendataan,” tuturnya.
Untuk itu Ia berharap, kepada Ormas maupun LSM yang hingga saat ini belum terdaftar di Kesbangpol Koltim, untuk segera mungkin mendaftarkan kepengurusanya, sehingga kelak bisa terdata keberadaannya dapat diketahui oleh pemerintah.
”Saya harap Ormas maupun LSM yang belum terdaftar, agar secepatnya mendaftarkan kepengurusannya kepada Kesbangpol Koltim,” tutupnya. (ing)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top