HUKUM KRIMINAL

Coba Kabur, Pencuri Bersenpi Kena Timah Panas

Pelaku ditembak kakinya. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

KOLAKAPOS, Bekasi–Pencuri sepeda motor bersenjata api mendapat timah panas oleh polisi pada Selasa (15/8) malam. Tersangka, MS (25) ditembak betis kirinya karena berusaha melawan saat ditangkap petugas.

“Tersangka sempat melakukan perlawanan dengan mengeluarkan senjata api rakitan saat mau diamankan,” ujar Wakil Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota AKBP Wijonarko, Rabu (16/8).

Wijonarko menjelaskan, MS ditangkap saat menjual sepeda motor korban Honda CBR 250 cc di Perumahan vida Pedurenan, Kecamatan Bantargebang.

Saat itu, anggota Reserse Mobile (Resmob) yang dipimpin Kepala Satuan Reskrim Polrestro Bekasi Kota AKBP Dedy Supriadi bergegas ke lokasi untuk mengeceknya.

“Tim mendapat informasi dari warga bahwa di sana kerap dijadikan tempat transaksi sepeda motor curian,” kata Wijonarko.

Di sana, tim mencurigai gelagat tiga pemuda yang sedang berhenti di pinggir kali menggunakan sepeda motor.

Saat didekati, kedua pria itu malah bergegas melarikan diri. Sementara satu pelaku lagi, MS tak sempat mengelak karena dipepet petugas lebih dulu.

Saat berusaha melarikan diri, korban kemungkinan telah mengendus kehadiran polisi yang datang menggunakan mobil.

“Dua pelaku kabur sambil membuang tas kecil berisi pistol ke aliran kali. Sementara satu pelaku berhasil dipepet petugas,” jelasnya.

Meski telah terpojok, tersangka MS malah melakukan perlawanan. Diam-diam dia berusaha mengambil sepucuk pistol rakitan yang disembunyikan di balik bajunya.

Merasa terpojok, kata Wijonarko, tersangka MS malah melawan.

“Kalau tidak dilumpuhkan, akan membahayakan keselamatan petugas,” ungkapnya.

Akibat perbuatannya, tersangka MS dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang bakal dihukum penjara selama tujuh tahun.(jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top