HUKUM KRIMINAL

Gembong Narkoba Didor Polisi

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Bekasi–Gembong narkoba di Kota Bekasi ditembak mati polisi pada Selasa (15/8) malam lalu.

Jenazah tersangka, HM (31), kemudian dibawa penyidik ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk keperluan visum.

Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Hero Henrianto Bachtiar menjelaskan, dalam pengungkapan kasus itu polisi juga menangkap rekan HM berinisial IR (29).

Saat rumahnya kontrakannya di Jalan Dewi Sartika, Margahayu, Bekasi Timur, digerebek, mereka berdua sedang memilah narkoba.

“Tersangka HM sedang memilah 15 bungkus sabu paket kecil dengan masing-masing berat 0,25 gram,” kata Hero dalam keterangannya saat jumpa pers, kemarin.

Hero mengatakan, mereka terkejut saat polisi menggerebek rumah kontrakannya.

Awalnya mereka pasrah saat petugas menggeledah rumah yang dihuni sejak setahun terakhir.

Namun, saat digelandang ke Mapolrestro Bekasi Kota untuk diinterogasi, pelaku HM melawan petugas.

“Tersangka HM berusaha melakukan perlawanan dengan mengambil pistol yang disematkan petugas di pinggang. Khawatir membahayakan, petugas menembak hingga mengenai dadanya sampai tewas di tempat,” jelas Hero.

Menurut Hero, petugas diberikan kewenangan untuk menembak tersangka bila ada perlawanan.

Tindakan tegas itu diambil untuk menghindari adanya petugas yang terluka bila tersangka melawan.

“Menembak tersangka diperbolehkan, asal ada perlawanan,” ungkap Hero.(jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top