HUKUM KRIMINAL

Tiga Pria Diupah Rp15 Juta Bakar Rumah Pj Bupati Tebo

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Muara Tebo–Misteri kebakaran yang menghanguskan rumah Pj Bupati Tebo dan seorang komisioner KPU Tebo Riance Juskal paska-Pilkada Tebo digelar beberapa waktu lalu, terungkap sudah.
Kedua rumah tersebut ternyata sengaja dibakar. Tiga pelakunya telah berhasil ditangkap polisi setelah melakukan penyelidikan selama tiga bulan.
Ketiga pelaku ditangkap Satuan Reskrim Polres Tebo Minggu (20/8) sekitar pukul 04.00 Wib dini hari.
‘’Ketiga pembakar rumah komisoner KPU Tebo dan pj bupati pada Maret lalu telah ditangkap,’’ terang Kapolres Tebo AKBP Budi Rachamat seperti dilansir Jambi Ekspres (Jawa Pos Group) hari ini.
Tiga pelaku yang berhasil ditangkap tersebut ialah Selamat Riyadi (38) dan Jangcik (40) yang keduanya merupakan warga Desa Jati Blarik Kecamatan Tebo Tengah serta satu lagi Epi Sapdanil (46) warga DesaTeluk Pandak Kecamatan Tebo Tengah. Ketiga tersangka ditangkap dikediamannya masing-masing.
‘‘Ketiganya kita tangkap dirumahnya masing-masing ‘‘ terang Kapolres.
Menurut Kapolres, ketiga pelaku memeliki peran berbeda. Saat melakukan pembakaran pertama di rumah Komisioner KPU Tebo Riance Juskal dan Pj Bupati Tebo, Agus Sunaryo, tersangka Slamet Riyadi adalah sebagai eksekutor utama atas perintah seseorang yang berinisial SY dibantu tersangka Jancik dan tersangka Epi Sepdanil yang menunggu di motor.
Sedangkan pada aksi pembakaran di rumah Riance Juskal pada 29 Maret, Selamat Riyadi hanya dibantu tersangka Epi Sepdanil yang bertugas menunggu di motor.
Kapolres juga menambahkan bahwa ketiga tersangka beserta barang bukti, satu unit sepeda motor, dua buah dirigen minyak 5 liter dan buku tabungan akan dilimpahkan ke Polda Jambi.
‘‘Untuk ketiga tersangka dan barang bukti akan kita limpahkan ke Polda Jambi untuk penyidikan lebih lanjut,’’ tuntas Kapolres.
Sedangkan dari pengakuan pelaku yang merupakan eksekutor utama, Selamat Riyadi, dirinya disuruh oleh seseorang yang berinisial SY dengan upah sebesar Rp 15 juta.
‘‘Disuruh SY, dikasih uang Rp 15 juta, katanya untuk menghebohkan Tebo,’‘ ujar pelaku Selamat yang juga mengaku meberikan upah sebesar Rp 1 juta kepada masing rekannya Jancik dan Epi.
Sementara itu, Riance Juscal Komisioner KPUD Tebo yang merupkan korban pembakaran mengaku terkejut saat tim Reskrim Polres Tebo mendatangi rumahnya di KM. 09 Jalan Lintas Tebo Bungo, Minggu (20/8) pagi kemarin.
Tim Reskrim ini datang bersama 3 orang terduga pelaku pembakaran rumahnya. ‘‘Sekitar pukul 06.10 Wib, Kasat Reskrim bersama rombongan ke rumah. Saya terkejut, apalagi baru bangun tidur,’‘ ujar Riance.
Yang lebih terkejut lagi, kata Riance, tiga orang terduga pelaku pembakaran ini sangat dikenalnya.
‘‘Saya terkejut saja. Ketiganya saya kenal. Apalagi salah satunya adalah pedagang ayam yang jadi langganan istri saya,’‘ ungkapnya sambil mengatakan setiba dirumahnya, pihak kepolisian langsung melakukan olah TKP.
Atas ditangkapnya 3 orang terduga pelaku ini, Riance berharap pihak penegak hukum bisa mengungkapkan siapa dalang atau pelaku intelektualnya.
‘‘Saya sangat apresiasi sekali atas kinerja aparat kepolisian. Adapun perkembanganya, saya serahkan kepada aparat,‘‘ tutupnya.
Perlu diketahui bahwa pembakaran rumah komisiner KPU, Riance Juskal yang terjadi pada Rabu (29/3) lalu sekitar pukul 05.00WIB pagi. Aksi pelaku sempat terlihat di CCTV sehingga api belum sempat membesar. Namun akibat berusaha memadamkan api tersebut, seluruh kaki kiri korban Riance Uskal mengalami luka bakar serius. (jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top