METRO KOLAKA

Angin Kencang, Nelayan Tradisional Kolaka Takut Melaut

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Kolaka–Nelayan tradisional di Kolaka, takut melaut karena angin kencang melanda di sekitar perairan daerah itu menyebabkan gelombang tinggi yang dapat membahayakan keselamatan mereka.

“Sudah seminggu saya tidak berlayar karena kondisi cuaca di perairan buruk. Angin kencang itu mengakibatkan gelombang perairan naik mencapai tiga meteran dan itu sangat bahaya bagi nelayan kecil jika tetap memaksakan berlayar,” kata seorang nelayan keluarahan Tahoa Ambo (27/8)

Lanjut ia mengatakan, nelayan tradisional mengandalkan keadaan cuaca di perairan untuk mendapatkan tangkapan yang maksimal, sementara itu fasilitas keselamatan untuk berlayar kurang memadai.

“Rata-rata nelayan menggunakan alat tangkap tradisional jadi sangat bergantung terhadap kondisi cuaca, jika memaksakan melaut saat ini sudah pasti hasil tangkapan tidak maksimal selain itu risiko kecelakaan di laut juga lebih besar karena gelombang tinggi itu dapat menghantam kapal hingga berakibat fatal,” ujarnya.

Menurut dia, lebih baik menunggu hingga keadaan angin mulai tenang sehingga dapat meningkatkan tangkapan, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari ia mencoba bekerja sebagai kuli bangunan.

“Jika tidak melaut maka mencoba mencari nafkah di darat, nanti kalau keadaan angin sudah mulai tenang kami siap untuk melaut lagi, diperkirakan angin kencang itu tidak akan lama lagi akan berlalu dari perairan ini,” ujarnya.

Demikian juga dengan Jamal, nelayan lainnya yang terpaksa berlibur untuk menangkap ikan karena kondisi angin cukup kencang dan menunggu hingga cuaca perairan mulai membaik.

Ia mengatakan, jika kondisi cuaca cukup bagus kami akan segera berlayar meskipun hanya pada bagian tepi laut saja dan akan tetap waspada terhadap kondisi angin di sekitar perairan tersebut.

“Kami tidak bisa bekerja lama-lama di darat karena telah terbiasa bekerja di laut, meski pada bagian tepi laut hasil tangakapan sedikit kami akan tetap berusaha,” ujarnya. (hud)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top