KONAWE SELATAN

Bupati Konsel Geram, Banyak Kades Bandel dan Malas

Bupati Konawe Selatan (Konsel) H. Surunuddin Dangga

KOLAKAPOS, Andoolo–Bupati Konawe Selatan (Konsel) H. Surunuddin Dangga Geram terhadap para Kepala Desa (Kades), pasalnya banyak laporan bahwa Kades banyak yang bandel dan juga malas hadir setiap diundang oleh Camat ataupun kegiatan lainnya yang diadakan oleh Pemda.
Hal tersebut diungkapkannya, pada saat kegiatan Kejari Konsel beberapa hari lalu terkait sosialisasi pengawalan Dana Desa (DD) dan dihadiri seluruh Kades dan Camat se Konsel.
“Jadi Camat harus menilai apalagi banyak laporan banyak Kades yang jadi Pimpinan Proyek (Pimpro), biar makin tau aturan. Tapi gimana mau tau diundang tidak pernah hadir inilah yang jadi masalah,” kesal Surunuddin.
Lanjutnya, bagaimana mau disiplin pengelolaan anggaran, kalau diri sendiri saja tidak disiplin. Dalam pengelolaan DD Kades harus berhati-hati baca aturan, untuk itu wajib membaca Peraturan Bupati (Perbup) sebelum menjalankan kegiatan.
“Yang bisa mengendalikan kita dalam mengelola anggaran adalah aturan, bukan keinginan. Untuk itu tahun ini Camat sudah diangkat jadi Satker untuk pengawasan DD, tinggal kita minta evaluasinya tiap bulan, jadi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) tinggal berikan anggaran untuk operasional Camat,” jelasnya.
Perlu diketahui kata dia, para kades bisa diberhentikan oleh Bupati, jika bermasalah dengan uang negara. Lain lagi dengan Kejari, bisa diproses kalau anggaran disalah gunakan.
“Untuk itu kita undang untuk hadir, sehingga jika ada kendala dilapangan agar disampaikan, kalau ada aturan kurang dipahami agar ditanyakan. Jangan sampai LSM lebih faham daripada saudara,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan mantan anggota DPR Konsel ini, sebagai Pimpinan Daerah jangan berpikir kenapa Bupati ikut campur DD, seperti pikiran para pendamping desa. Untuk itu perlu diketahui dana negara tersebut singgah dikas daerah, jadi Pemda berhak sebagai pengendali pengawasan.
“Jadi Camat sudah diberikan regulasi, harus ada evaluasi-evaluasi dari Desa. Jangan sudah jauh ditelan jurang baru bertindak, jadi para Kades yakinkan diri bekerja secara benar dengan memahami aturannya, apa yang boleh dan tidak boleh, kemudian ada tanggung jawab yakni sumpah mensejahterakan masyaralat kita yang juga menjadi komitmen kita,” tegasnya. (k5/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top