POLITIK

Golkar Tetapkan Melki Laka Lena Maju di Pilgub NTT

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Jakarta–Tim Pilkada Pusat Partai Golkar (PG) kembali melakukan rapat internal guna menetapkan calon/Paslon untuk Pilkada Serentak 2018 di NTT.
Rapat yang dipimpin Ketua Tim Pilkada Pusat sekaligus Ketua Harian DPP PG, Nurdin Halid berlangsung tertutup di Aula Lantai 4 Gedung DPP PG, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat.
Penetapan calon/Paslon dilakukan DPP PG setelah mengkaji dan mempertimbangkan hasil survei LSI Deny JA yang dipaparkan dalam rapat tersebut.
Ketua Korbid Pemenangan Pemilu Indonesia II DPP PG, Ahmad Hidayat Mus yang diwawancarai Timor Express (Jawa Pos Group), mengatakan DPP PG telah menetapkan Emanuel Melkiades Laka Lena sebagai calon kepala daerah/wakil kepala daerah di Pilgub NTT.
“DPP Golkar sudah putuskan pak Melki dan ini masih terus menjadi pembicaraan di internal partai,” kata Ahmad.
Ia mengatakan pasca penetapan Melki Laka Lena, DPP PG masih akan melakukan pembicaraan dengan DPP NasDem, termasuk partai koalisi pemerintah lainnya.
“Jujur saja, calon yang diusung DPP Golkar dan calon dari DPP NasDem itu sudah sepakat (Jacki-Melki, Red), tapi rapat Tim Pilkada Pusat tadi melihat ada hal yang harus dibicarakan lagi. DPP Golkar selalu mengacu pada mekanisme partai yang telah diputuskan bersama,” kata dia.
Ahmad mengatakan, dari hasil survei yang dilakukan DPP Golkar, yang diperoleh Jacki Uly justru jauh di bawah Melki Laka Lena. “Ini yang lagi dibahas antara pimpinan Partai Golkar dengan NasDem,” kata Ahmad yang enggan menyebutkan lebih soal persentasi hasil survei calon di Pilgub NTT.
Sementara itu, untuk Pilkada tingkat kabupaten di NTT, DPP Golkar juga telah menetapkan Paslon untuk Pilkada Sumba Barat Daya (SBD), yaitu Markus Dairo Talu-Gerson Tanggu Dendo (MDT-GTD).
Sesuai hasil survei, MDT yang saat ini menjabat Bupati SBD memperoleh 46 persen, sementara GTD selaku Ketua DPD II Golkar SBD dan juga Wakil Ketua DPRD SBD mendapat 42,5 persen.
Terkait penetapan Paslon untuk Pilkada tingkat kabupaten di NTT, Ahmad Hidayat Mus mengatakan, seharusnya sudah ditetapkan Paslon untuk tiga kabupaten.
“Harusnya ada tiga kabupaten yang sudah diputuskan, tetapi baru satu kabupaten yang final yaitu SBD. Sedangkan dua kabupaten lain masih dalam perbicaraan menyangkut dengan calon wakil dan ada hal lain yang harus dibahas lagi,” jelas dia.
Namun, informasi yang diperoleh koran ini menyebutkan, untuk 10 Pilbup di NTT dalam rapat Tim Pilkada Pusat kemarin, sudah ditetapkan Paslon Korinus Masneno-Jerry Manafe (Komitmen) untuk Pilkada Kabupaten Kupang. Pilkada Ende, DPP PG mengusung paslon petahana Marselinus Y.W Petu dan Haji Djafar Haji Ahmad, sementara Pilkada Sikka, Golkar mengusung Paslon Yoseph Ansar Rera-Rafael Raga.
Untuk Pilkada Nagekeo, Golkar mengusung paslon Elias Djo-Servasius Podhi, sedangkan di Pilkada Rote Ndao, Golkar juga menetapkan paslon Paulina Bulu-Haning-Ardi Lau. Sebelumnya, untuk Pilkada Alor, DPP PG telah menetapkan Paslon Imanuel Blegur-H. Taufik Nampira (Intan).
Ketua Tim Pilkada Pusat PG, Nurdin Halid saat diwawancarai koran ini mengatakan, penetapan calon untuk Pilkada kabupaten di NTT akan dilanjutkan dua minggu ke depan.
Sementara itu, Sekretaris DDP I PG Provinsi NTT, Thomas Tiba yang diwawancarai mengatakan, untuk Cagub/Wagub yang diusung DPP PG hingga saat ini masih berproses, karena ada sejumlah pertimbangan yang harus diambil oleh DPP PG.
“Dalam rapat tadi ditetapkan pasangan calon untuk Kabupaten SBD. Tadi juga ditegaskan kembali oleh Ketua Tim Pilkada Pusat untuk calon di Kabupaten Alor. Untuk kabupaten lain, kita masih lihat lagi ke depan hasilnya seperti apa. Masih dipertimbangkan,” kata Thomas.
Terpisah, Sekjen Partai NasDem, Johnny G. Plate yang diwawancarai soal hasil survei DPP Golkar mengatakan, pihaknya terus membangun kerja sama politik dengan Golkar untuk mewujudkan koalisi di Pilgub NTT.
“Survei masih beberapa kali lagi akan dilakukan. Kerja sama politik NasDem dan Golkar akan solid di NTT,” kata Johnny yang juga anggota Komisi XI DPR RI.
Terpantau, rapat Tim Pilkada Pusat juga dihadiri sejumlah Paslon, masing-masing Paslon Korinus Masneno-Jerry Manafe (Komitmen) untuk Pilkada Kabupaten Kupang, Markus Dairo Talu-Gerson Tanggu Dendo (MDT-GTD) untuk Pilkada SBD, Paslon Marselinus Y.W Petu-Haji Djafar Haji Ahmad untuk Pilkada Ende dan Imanuel Blegur-Taufik Nampira untuk Pilkada Alor.
Sementara itu, informasi yang dihimpun di DPP PG menyebutkan, sesuai hasil survei yang dilakukan DPP PG, Melki Laka Lena memperoleh 5 persen lebih, sementara Jacki Uly hanya 0,8 persen. Sedangkan persentase Ibrahim Medah justru mencapai 6 persen lebih.
Terkait Pilgub NTT, pimpinan PG masih akan melakukan pembicaraan lanjutan dengan pimpinan Partai NasDem. Sementara terkait Pilkada tingkat kabupaten di NTT, Tim Pilkada Pusat PG telah menetapkan calon/Paslon untuk 6 kabupaten di NTT.
Namun, untuk proses finalisasi diserahkan kepada pihak DPD I PG NTT untuk berkoordinasi dengan DPD II. Tim Pilkada Pusat juga masih mengacu pada hasil survei sehingga bagi calon/paslon yang persentasinya signifikan maka akan langsung diputuskan.
Namun, apabila persentasinya belum signifikan maka bakal ada survei lanjutan selama sebulan ke depan.(jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top