HUKUM KRIMINAL

Ban Mobil WN Inggris Kempis, Puluhan Ribu Dolar Raib

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Batam–Martin, Warga Negara (WN) Inggris jadi korban pencurian di Jalan Brigjen Katamso persisnya di seberang SPBU Tanjunguncang, Batam, Kepri, Selasa (5/9) sore.
Tas berisi uang tunai sebanyak 10.000 dolar Singapura dan 300 dolar Amerika, serta dokumen penting lainnya seperti paspor dan dokumen perusahaan yang diletakkan di jok tengah lenyap saat dia turun untuk melihat ban mobilnya yang kempis.
Informasi yang didapat, aksi pencurian itu diduga merupakan ulah pencuri bermodus kempis ban mobil. Korban sebelum kejadian memang baru keluar dari salah satu bank di komplek Pasar Fanindo untuk mengambil uang perusahaan.
Saat hendak pulang ke perusahaan galangan kapal tempat kerjanya, ban mobil kiri belakang tiba-tiba kempes.
Saat Martin turun dan melihat roda kiri belakang mobilnya yang kempes, pelaku beraksi melalui pintu tengah kanan mobil. Posisi Martin yang berada di samping kiri memang tak menyadari jika pintu mobil kanan dibuka pelaku.
“Tak lama bapak itu turun, kaget pintu tengah mobil sebelah kanan sudah terbuka. Tasnya sudah tak ada lagi. Panik bapak itu karena katanya banyak dolar di tas itu,” ujar Kiki, saksi mata di lokasi kejadian.
Warga yakin itu ulah pencuri yang beraksi dengan modus gembos ban. “Sering kejadian kayak gini. Kalau ada yang bawa banyak uang dari bank pasti ban mobil akan gembos. Mereka (pelaku) memang sudah targetkan begitu. Kalau korban parkir mereka akan beraksi,” imbuh Julius, warga lainnya.
Kapolsek Sagulung AKP Hendrianto membenarkan adanya laporan tersebut. Hingga siang kemarin, pihaknya masih terus mendalami laporan tersebut.
”Iya sepertinya (modus) gembos ban. Ini lagi kami cari,” kata Hendrianto.
Jika memang laporan tersebut benar adanya, berarti kejadian pencurian dengan modus gembos ban bukan yang pertama terjadi. Sebelumnya, sudah banyak yang kemalingan dengan modus yang sama.
Bahkan belum lama ini, Polsek Sagulung yang mencoba merespon laporan warga dengan melakukan penyamaran sebagai nasabah bank di Fanindo berhasil menangkap Aripai bin Rahman Kanang, 35, dan Suprayoga bin Samsudin, 27, dua pelaku perampokan yang menggunakan modus gembos ban mobil di Jalan Ahmad Dahlan, Seitemiang, Jumat (16/6) lalu.
Keduanya dibekuk karena mencoba merampok anggota polisi yang menyamar sebagai nasabah bank.
“Sebelum menangkap mereka, ada laporan dari warga Sagulung (Reni Anggreini) yang mobilnya dibobol pelaku di parkiran Mall Top 100. Rupanya kedua pelaku ini terekam CCTv. Setelah diselidiki dapat informasi mereka lagi intai korban lain di Fanindo. Makanya kami umpan pakai korban lain yang berpura-pura jadi nasabah bank,” terang Hendrianto.
Kedua pelaku setelah didalami ternyata sudah berulang kali melakukan aksi serupa termasuk menggasak tas warga Tunas Regency yang berisikan uang tunai Rp 20 juta.
“Modusnya sama, ban mobil korban bocor, saat turun lihat, dua pelaku ini gasak tas korban di jok depan,” ujar Hendrianto.
Dengan adanya kejadian-kejadian itu, Hendrianto mengimbau warga agar lebih hati-hati lagi jika membawa harta atau uang dalam jumlah besar.
“Hindari jalur sepi. Kalau bocor ban, ya berhenti harus lihat situasi dulu. Kalau bisa minta bantuan polisi untuk kawal kalau bawa banyak uang,” imbau Hendrianto.(jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top