METRO KOLAKA

Dua Orang Sudah Tersangka–Reskrim Kolaka Tangkap LSM dan Wartawan

LSM dan Wartwan yang di Tangkap Reskrim Polres Kolaka.FOTO:Dadang/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka–Polres Kolaka Rabu (6/9) berhasil meringkus dua oknum wartawan dan LSM yang diduga melakukan pemerasan kepada pengusahan kayu di kecamatan Tanggetada. Berdasarkan laporan tersebut Polisi melakukan penenagkapan. Saat ini Polres Kolaka telah menetapkan dua orang menjadi tersangka yaitu Fianus Arung (35) media NKRI Pos, Ismail (34) LSM (Lapas Lembaga Pengawasan Proyek Pemberdayaan Sultra), untuk Jefri Alxaksander, (39) Tahun saat ini masih berstatus saksi mereka berdomisili Kabupaten Konawe.

Kasat Reskrim Polres Kolaka Iptu Giadi Nugraha membenarkan telah melakukan penangkapan tiga orang yang mengaku sebagai wartawan dan LSM. Penangkapan pelaku ini berdasarkan laporan pengusaha kayu bernama Basri yang berdomisili di kecamatan Tanggetada dengan nomor laporan : LP/230/IX/2017/Sultra/Res.Kolaka, 6 September 2017.

“Kami menangkap pelaku di salah satu warung kopi di jalan Pramuka Kolaka, pada pukul 16.45,” katanya.

Lanjut Giadi kronologis kejadian, Basri (42) kedatangan tamu tiga orang lelaki
Fianus Arung (35) media NKRI Pos, Ismail (34) LSM (Lapas Lembaga Pengawasan Proyek Pemberdayaan Sultra),Jefri Alxaksander langsung meminta uang kepada korban (Basri) , dengan dalih tiga orang pelaku ini mengatahui jika dokumen pengolahan kayu milik Basri adalah palsu.

“Kemudian pelaku meminta uang Rp.40 juta kepada Basri. Setelah dimintai uang Basri memberi informasi kepada pelaku akan menyerahkan pada sorehari di Kolaka. Basripun merasa diperas oleh pelaku dan langsung melaporkan ke Polres Kolaka.

Anggota Reskrim Polres Kolaka bersama dengan Anggota Timsus Polres Kolaka yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kolaka Iptu Giadi Nugraha melakukan penangkapan terhadap pelaku Tindak Pidana Pemerasan.

Setelah menerima laporan tersebut Anggota Reskrim Kolaka bersama melakukan penangkapan terhadap ketiga lelaki tersebut yang datang di salah satu warung kopi di jalan Pramuka. Polisipun mengamkan tiga orang pelaku dengan barang bukti Uang hasil pemerasan Rp.3 juta,Buku LSM (Lembaga Pengawasan Pemberdayaan Masyarakat Sultra), Id Card NKRI POS, senjata tajam jenis Badik,Kapak,4 buah handphone dan 1 unit Mobil Avanza.

“Dua orang pelaku yaitu Fianus Arung (35) media NKRI Pos, Ismail dari LSM telah ditetapkan sebagai tersangka. Untuk Jefri Alxaksander saat ini masih berstatus menjadi saksi. Untuk pasal kepada dua tersangka akan diancam dengan Pasal 368 ayat 1 KUHP ancaman 9 tahun penjara,” katanya.(hud)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top