BERITA UTAMA

Kades Labone di Demo Warga

Net/Ilustrasi

Dianggap tidak Transparan Kelola DD dan ADD

KOLAKAPOS, Raha–Lembaga Pemantau Kinerja Aparatur Negara Sulawesi Tenggara (Lipkan-Sultra) menggelar aksi demo di Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna.
Aksi yang dipimpin Machdin ini dilakukan lantaran Ia mengagap Kepala Desa (Kades Labone, Laode Maroko tidak trasparan kepada warga
desa saat mengelola anggaran DD dan ADD. Bahkan Ia menganggap Kades kerap mengalangi masyarakat saat mendapatkan bantuan
keluarga harapan.  "Saya meminta kepada penegak hukum agar bersifat independen tegas dan adil dalam penegakan supremasi hukum,
khususnya permasalahan yang terjadi di desa Labone kecamatan Lasalepa yang didalangi Kades Laode Maroko, " ucap Machdin dalam
orasinya.
Olehnya itu, Ia mendesak  agar pihak Kejari Muna dapat segera melakukan pemeriksaan terhadap kades tersebut.  Sebab, Ia menganggap
Kades telah melanggar Undang-Undang No. 14 tahun 2008, tentang keterbukaan Informasi Publik, ayat (1) menjamin hak warga negara
untuk mengetahui rencana pembuatan kebijakan publik, program kebijakan publik, dan proses pengambilan keputusan publik, serta alasan
pengambilan suatu keputusan .
"Karena banyak kejangalan, apalagi terkait laporan pertangungjawaban,  padahal jelas Kejari Muna telah menyampaikan lewat media sosial
untuk transparasi kepada masayarakat, jika tidak maka dana kegiatan  tidak dicairkan," pintahnya..
Ditempat yang sama, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Karimuddin saat menjumpai masa aksi mengatakan,
aspirasi yang disampaikan pendemo itu, Ia akan laporkan terlebih dahulu pada Kajari Muna, Badrut Tamam. "Saya akan laporkan kepada
pimpinanan dan berkas laporan mereka dipelajari dan ditelaah serta dikaji, kalau masi kurang nanti ditindak lanjuti oleh kasi intel,"
ungkapnya. (m1/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top