POLITIK

PKB Masih Tunggu Fit and Proper Test Erna Sari Dewi

KOLAKAPOS, Bengkulu–Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bengkulu saat ini masih menunggu kepastian dari jadwal fit and proper test untuk Balon Wali Kota Bengkulu, Erna Sari Dewi (ESD).
Hingga saat ini sudah sembilan nama balon yang sudah mengikuti tahapan fit and proper test.
Jika tidak ada halangan akan diusulkan ke DPP PKB melalui DPW PKB Provinsi Bengkulu pekan depan.
Kesembilan nama yang sudah siap diusulkan ke DPP PKB tersebut yakni Patriana Sosialinda, Suimi Fales, Mirza, Effendi, Iswandi Ruslan, Angky Marcho, Dani Hamdani, Alboy Novebra dan Noviawan Ail.
Sementara untuk Erna Sari Dewi, dikarenakan pada saat tahapan sedang melaksanakan ibadah haji dan telah meminta izin kepada Tim Penjaringan DPC PKB Kota. DPC PKB Kota memberikan tenggat waktu kepada Erna untuk melakukan fit and proper test setelah kembali dari menunaikan ibadah haji.
“Kita sudah melakukan konfirmasi kepada beliau (Erna, red). Senin depan beliau sudah bisa mengikuti tahapan fit and proper test. Kita menghargai alasan beliau yang sedang menjalankan ibadah haji,” ungkap Ketua DPC PKB Kota Bengkulu Iswandi Ruslan.
Namun jika dalam batas waktu yang ditentukan yakni pekan depan Erna tak kunjung mengikuti tahapan fit and proper test, maka pihaknya akan mengusulkan 9 nama tersebut ke DPP PKB. Sementara untuk Erna secara otomatis dinyatakan gugur dalam tahapan tersebut.
“Ya kalau memang dalam jadwal yang telah disepakati beliau tidak mengikuti tahapannya, kita anggap beliau tidak memenuhi syarat. Hanya yang telah mengikuti tahapan saja yang akan kita sampaikan ke DPP PKB,” jelasnya.
Ditambahkan Iswandi, dari fit and proper test ini nanti akan terlihat seperti apa visi dan misi dari para balon walikota untuk berkompetisi dalam Pilwakot 2018. Yang melakukan fit and proper test merupakan orang-orang yang sudah dipilih sebagai tim ahli dan tidak bisa diintervensi oleh pengurus.
“Kita telah menyerahkan sepenuhnya kepada tim desk penjaringan dan tim ahli yang sudah dipersiapkan partai. Jadi pengurus DPC di luar tim desk penjaringan tidak bisa ikut andil dalam fit and proper test ini. Apapun hasil dari fit and proper test adalah murni dari kemampuan masing-masing balon,” ungkap Iswandi.
Selanjutnya, sambung Iswandi hasil dari fit and proper test akan dinilai dan dianalisa oleh tim desk penjaringan, yang kemudian disampaikan kepada pengurus DPC PKB Kota Bengkulu. Setelah itu diserahkan kepada DPW PKB Provinsi Bengkulu untuk diteruskan ke DPP PKB.
“Jadi nanti yang akan melakukan kajian serta analisa lebih lanjut mengenai hasil fit and proper test, selain tim desk penjaringan dan tim ahli, adalah DPP PKB melalui DPW PKB Provinsi Bengkulu,” pungkas Iswandi.(jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top