KOTA KENDARI

Puluhan Pedagang Pasar Sentral Wua-wua Tinggalkan Lapaknya

Pedagang : Akibat Pasar Panjang Masih Beroperasi dan Diminta Tutup

KOLAKAPOS, Kendari–Puluhan pedagang yang sebelumnya mencari nafkah di dalam Pasar Sentral Wua-wua meninggalkan lapak jualannya.
Mereka mengangkat barang dagangannya keluar dan membangun tenda penjualan di bahu jalan.
Para pedagang beralasan pembeli di dalam pasar sangat sepi. Bahkan beberapa diantara mereka mengaku tidak mampu lagi melanjutkan kredit.
Pedagang yang menjual di bahu jalan depan Pasar Sentral didominasi pedagang ikan dan pakaian.
Algazali, salah satu pedagang menjelaskan sepinya pembeli di Pasar Sentral itu karena Pasar Panjang sampai saat ini
belum juga ditutup oleh pihak pemerintah.
“Pembeli ini kan cari yang mudah didapat. Di Pasar Panjang memang strategis penjualannya. Tapi saya sesalkan
pemerintah mengusir kami di sana, tapi masih banyak yang dibiarkan menjual di Pasar Panjang itu,” kata Gazali di Pasar Sentral Wua-wua, Jumat (8/9/2017).
Lanjut Gazali, ia bersama rekan-rekannya sudah bersurat sebanyak tiga kali kepada pihak pemerintah kota. Namun, hingga saat ini tuntutan mereka agar Pasar Panjang ditutup secara keseluruhan belum juga direalisasikan.
“Mereka pedagang yang menjual di luar ini bukan aksi protes atau apa. Mereka hanya cari makan saja. Karena di dalam pasar memang tidak ada pembeli yang dia dapat,” tambah Algazali.
Karena pedagang yang berjualan di pinggir jalan, arus lalu lintas di depan Pasar Sentral Wua-wua sempat mengalami kemacetan. Kemacetan ini dipicu karena pembeli menghentikan kendaraannya di bahu jalan, sementara jalan di sekitaran pasar sentral itu sempit. (p2/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top